Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menteri Raja Juli Berjanji: Bencana Lingkungan Musnah, Ini Strateginya!

    23-02-2026 - 03.05

    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu

    22-02-2026 - 22.05

    Klarifikasi Pemerintah: BPOM Tetap Berdaulat Meski Ada Perjanjian RI-AS!

    22-02-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Menteri Raja Juli Berjanji: Bencana Lingkungan Musnah, Ini Strateginya!
    • Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu
    • Klarifikasi Pemerintah: BPOM Tetap Berdaulat Meski Ada Perjanjian RI-AS!
    • Kemanusiaan Tercabik! Anak 14 Tahun Tewas Dianiaya Brimob, Yusril Bersuara!
    • Oknum Brimob Pukul Siswa Hingga Tewas: 5 Fakta Mengerikan Terkuak!
    • Janji Huntara Tak Kunjung Tiba, Korban Banjir Tapteng Bangun Rumah Sendiri!
    • Detik-detik Maut di Tual: Helm Brimob Renggut Nyawa Remaja 14 Tahun
    Senin, 23 Februari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu
    Nasional

    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu

    22-02-2026 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu

    zonamerahnews – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Selatan tengah mengusut dugaan serius terhadap Kepala Satuan Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi. Ia diduga menerima setoran rutin sebesar Rp13 juta setiap minggunya dari seorang bandar sabu-sabu berinisial ET alias O. Investigasi ini mencuat setelah adanya pengakuan dari bandar narkoba yang baru saja ditangkap.

    Kombes Pol Didik Supranoto, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. "Sekarang masih dilakukan pemeriksaan oleh Propam," ujarnya kepada zonamerahnews.com pada Minggu (22/2). Didik menambahkan bahwa rincian mengenai sejak kapan dugaan setoran Rp13 juta per minggu ini berlangsung masih dalam tahap pendalaman. "Proses pemeriksaan masih berlangsung," tegasnya, menolak memberikan detail lebih lanjut mengingat sensitivitas kasus.

    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lebih lanjut, Didik juga mengonfirmasi bahwa AKP Arifan Efendi kini telah ditempatkan di sel tahanan khusus (Patsus) Propam Polda Sulsel. Ia ditahan bersama dengan PS Kanit II Satnarkoba Polres Toraja Utara berinisial H, yang juga diduga terlibat dalam praktik tidak terpuji ini. Penahanan ini merupakan langkah awal untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif dan transparan.

    Pengusutan kasus ini bermula dari penangkapan bandar narkoba berinisial ET alias O oleh personel Polres Tana Toraja. ET alias O ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 100 gram. Dalam pemeriksaan, ET alias O diduga membongkar praktik setoran rutin Rp13 juta per minggu yang diterima oleh oknum aparat Polres Toraja Utara sejak beberapa waktu lalu, memicu penyelidikan internal yang mendalam.

    Kabid Propam Polda Sulsel, Zulham Efendy, menegaskan pihaknya akan mendalami kasus ini secara menyeluruh. "Ini akan diselidiki lebih lanjut, sejauh apa keterlibatan dan masing-masing perannya," kata Zulham. Ia juga berkomitmen untuk menindak tegas setiap anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. "Intinya tidak ada tempat untuk oknum main-main apalagi persoalan narkoba," pungkasnya, menunjukkan keseriusan Polda Sulsel dalam membersihkan institusinya dari praktik kotor dan penyalahgunaan wewenang.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Menteri Raja Juli Berjanji: Bencana Lingkungan Musnah, Ini Strateginya!

    23-02-2026 - 03.05

    Klarifikasi Pemerintah: BPOM Tetap Berdaulat Meski Ada Perjanjian RI-AS!

    22-02-2026 - 18.05

    Kemanusiaan Tercabik! Anak 14 Tahun Tewas Dianiaya Brimob, Yusril Bersuara!

    22-02-2026 - 13.05

    Oknum Brimob Pukul Siswa Hingga Tewas: 5 Fakta Mengerikan Terkuak!

    22-02-2026 - 08.05

    22-02-2026 - 03.05

    Janji Huntara Tak Kunjung Tiba, Korban Banjir Tapteng Bangun Rumah Sendiri!

    21-02-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Menteri Raja Juli Berjanji: Bencana Lingkungan Musnah, Ini Strateginya!

    Nasional 23-02-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Menteri Kehutanan yang baru, Raja Juli Antoni, sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia…

    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu

    22-02-2026 - 22.05

    Klarifikasi Pemerintah: BPOM Tetap Berdaulat Meski Ada Perjanjian RI-AS!

    22-02-2026 - 18.05

    Kemanusiaan Tercabik! Anak 14 Tahun Tewas Dianiaya Brimob, Yusril Bersuara!

    22-02-2026 - 13.05
    Our Picks

    Menteri Raja Juli Berjanji: Bencana Lingkungan Musnah, Ini Strateginya!

    23-02-2026 - 03.05

    Heboh! Kasat Narkoba Toraja Diduga Terima Upeti Rp13 Juta/Minggu

    22-02-2026 - 22.05

    Klarifikasi Pemerintah: BPOM Tetap Berdaulat Meski Ada Perjanjian RI-AS!

    22-02-2026 - 18.05

    Kemanusiaan Tercabik! Anak 14 Tahun Tewas Dianiaya Brimob, Yusril Bersuara!

    22-02-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.