zonamerahnews – Pagi yang seharusnya sibuk dengan aktivitas jual beli di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, berubah mencekam pada Senin (15/12). Sebuah insiden kebakaran hebat melanda salah satu pusat perekonomian penting di ibu kota, meninggalkan jejak kehancuran dan kerugian yang tak sedikit.
Api pertama kali dilaporkan berkobar sekitar pukul 07.24 WIB, diduga kuat berasal dari korsleting listrik di sebuah toko plastik. Keberadaan material yang sangat mudah terbakar, seperti tumpukan kayu dan plastik yang melimpah di area tersebut, menjadi bensin bagi si jago merah. Dalam sekejap, api melahap area los buah, menyebar dengan cepat dan tak terkendali, menciptakan pemandangan mengerikan.

Dampak kebakaran ini sangat signifikan. Laporan awal menyebutkan sekitar 350 kios, khususnya di bagian los buah, menjadi korban amukan api. Pemandangan usai kejadian menunjukkan sisa-sisa bangunan yang hangus, puing-puing berserakan, dan aroma asap yang masih menyengat, menjadi saksi bisu keganasan peristiwa tersebut. Para pedagang kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan mata pencarian mereka dalam sekejap.
Merespons laporan darurat, petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat. Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran, didukung oleh 95 personel tanggap darurat, diterjunkan ke lokasi di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati. Dengan sigap, mereka berjibaku memadamkan api yang terus membesar, berjuang melawan waktu dan kobaran api.
Berkat kerja keras dan koordinasi yang baik, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam. Setelah api pokok padam, proses pendinginan segera dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala dan mencegah potensi kebakaran susulan. Meskipun api berhasil dijinakkan, kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan sangat besar, dan pihak berwenang kini tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta dampak keseluruhan dari tragedi ini.
