zonamerahnews – Jalur vital bagi para pemudik sepeda motor menuju Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, yaitu Jalan Lingkar Selatan (JLS), kini diselimuti kegelapan. Sebanyak 64 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan tersebut tidak berfungsi, menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pengendara, terutama saat malam hari.
Kerusakan PJU ini bukan tanpa sebab. Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suheri, sebagian besar lampu padam karena ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab. "Ada sekitar 64 tiang yang kabelnya dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ungkap Heri pada zonamerahnews.com, Selasa lalu. Selain pencurian kabel, baterai PJU juga dilaporkan hilang.

Kondisi ini memaksa pemudik yang melintasi JLS di malam hari untuk ekstra hati-hati. Saat ini, penerangan di sepanjang jalan hanya mengandalkan lampu kendaraan pribadi dan cahaya dari bangunan di sekitarnya. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan rute JLS, risiko kecelakaan meningkat drastis, ditambah lagi dengan potensi jalan licin dan curah hujan tinggi yang sering terjadi.
Menyikapi situasi ini, Heri Suheri memastikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon tidak tinggal diam. "Atas perintah Pak Wali Kota, kita akan pasang atau ganti lagi kabelnya. Mudah-mudahan tidak diambil lagi," jelasnya.
Dishub Kota Cilegon juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum. Heri menegaskan pentingnya PJU sebagai aset bersama. "Bagi siapapun diminta untuk tidak merusak maupun mencuri baterai PJU, agar penerangan tetap menyala di JLS dan tidak membahayakan bagi pengendara. PJU itu aset pemerintah dan masyarakat Kota Cilegon, mari kita jaga bersama," pungkasnya.

