Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    29-04-2026 - 08.05

    Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

    29-04-2026 - 03.05

    Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

    28-04-2026 - 22.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!
    • Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!
    • Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!
    • KRL Ditabrak Argo Bromo, Ternyata Ada Insiden Mengerikan Sebelumnya!
    • Heboh! Jutaan Warga Miskin Ekstrem RI Berhasil ‘Naik Kelas’, Kok Bisa?
    • TERCIDUK! Satu Pelaku Penyiraman Air Keras Cengkareng Berhasil Dibekuk!
    Rabu, 29 April 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Waspada! Cuaca Panas Picu Penyakit Mematikan Ini!
    Nasional

    Waspada! Cuaca Panas Picu Penyakit Mematikan Ini!

    20-06-2025 - 18.052 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Waspada! Cuaca Panas Picu Penyakit Mematikan Ini!

    zonamerahnews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan serius kepada masyarakat terkait peningkatan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat cuaca panas ekstrem dan penurunan kualitas udara yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia sepanjang minggu ini. ISPA, penyakit yang menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru, disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Cuaca panas dan polusi udara menjadi faktor utama yang memperparah kondisi pernapasan dan meningkatkan angka kejadian ISPA.

    Menurut situs resmi Kemenkes, partikel berbahaya seperti debu halus, asap kendaraan, dan polusi industri merusak saluran pernapasan. Masyarakat diimbau untuk mengenali gejala ISPA sedini mungkin, antara lain batuk (kering atau berdahak), hidung tersumbat, sakit tenggorokan, demam, sesak napas, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, lemas, suara serak, pilek, nyeri sinus, mual, muntah, diare, dan penurunan nafsu makan. Jika mengalami satu atau lebih gejala tersebut, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penularan.

    Waspada! Cuaca Panas Picu Penyakit Mematikan Ini!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kemenkes juga menyarankan delapan langkah pencegahan ISPA: gunakan masker saat di luar ruangan, olah raga di dalam ruangan saat polusi tinggi, minum minimal 2 liter air per hari, hindari kontak dengan penderita ISPA, mandi setelah bepergian, gunakan air purifier, konsumsi makanan bergizi, dan rajin mencuci tangan. "Lindungi diri dan orang sekitar dari risiko ISPA akibat polusi udara. Kesehatan pernapasan yang baik adalah kunci hidup sehat dan aktif," tegas Kemenkes.

    Peringatan ini sejalan dengan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi peningkatan suhu dan titik panas di beberapa daerah. Indeks Monsun Australia yang menguat mengakibatkan aliran udara kering dari Australia ke selatan Indonesia, memperluas wilayah kemarau, terutama di Jawa Selatan, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan Selatan. Siklon Tropis Wutip di Laut China Selatan juga memengaruhi dinamika atmosfer, mengurangi potensi hujan di wilayah barat Indonesia. Meski demikian, beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah masih berpotensi hujan tinggi.

    Prakirawan BMKG Wilayah I, Lestari Irene Purba, menyebutkan suhu di Sumatera Utara bisa mencapai 35 derajat Celcius. BMKG mencatat delapan titik panas di Sumatera Utara. Kondisi cuaca dan kualitas udara yang buruk ini menuntut kewaspadaan. Kemenkes dan BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, menjaga kesehatan, dan melakukan pencegahan dini.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      29-04-2026 - 08.05

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05

      28-04-2026 - 03.05

      KRL Ditabrak Argo Bromo, Ternyata Ada Insiden Mengerikan Sebelumnya!

      27-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional29-04-2026 - 08.05

      Qodari Blak-blakan: Aturan Medsos dan Media Massa, Kok Beda Jauh? zonamerahnews – M. Qodari, yang…

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05
      Our Picks

      29-04-2026 - 08.05

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.