zonamerahnews – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, baru-baru ini mengungkapkan kunci sukses bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) agar terhindar dari masalah di luar negeri. Dalam sebuah pernyataan di Menara Kadin, Jakarta, Minggu (15/6), Karding menegaskan bahwa selama ini permasalahan yang dialami PMI di luar negeri hampir seluruhnya disebabkan oleh keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.
"Setelah menjabat selama delapan bulan, saya telah mempelajari masalah utama yang dihadapi PMI. Kesimpulannya, jika keberangkatan sesuai prosedur, tidak akan ada masalah. Masalah hanya muncul ketika keberangkatan dilakukan secara non-prosedural," tegas Karding.

Pemerintah, lanjut Karding, kini tengah fokus memperbaiki tata kelola pengiriman PMI. Penegakan hukum akan diperketat dan sosialisasi mengenai prosedur keberangkatan akan dilakukan secara masif. "Kita akan mempercepat proses, menyederhanakan birokrasi, dan menekan biaya," tambahnya.
Langkah konkret yang akan diambil pemerintah antara lain memberantas praktik calo, melakukan sosialisasi besar-besaran, membentuk tim pendamping di desa-desa, serta meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Tujuan utama dari upaya ini adalah untuk memastikan tidak ada lagi PMI ilegal yang dikirim ke luar negeri. Karding berharap dengan langkah-langkah tersebut, masa depan PMI Indonesia akan lebih terjamin dan terlindungi.

