Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Petani Tuban Terbang Drone Raksasa Bikin Heboh

    06-07-2026 - 22.06

    Jurus Hemat Naik Transjakarta Setiap Hari

    06-07-2026 - 18.05

    Usul Batasi Usia Haji Bikin Anggota DPR Meledak

    06-07-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Petani Tuban Terbang Drone Raksasa Bikin Heboh
    • Jurus Hemat Naik Transjakarta Setiap Hari
    • Usul Batasi Usia Haji Bikin Anggota DPR Meledak
    • RUU LGBT Masuk DPR Komisi VIII Siap Terima
    • Bupati Langkat Digerebek KPK 55 Kg Logam Mulia
    • Tragedi Palmerah Api Lahap Lima Rumah Warga
    • Pendidikan Terancam Korupsi Seragam Bupati Terjerat
    • Pilu Hari Ke-6 TPA Jatiwaringin Ratusan Warga Ngungsi
    Selasa, 7 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Fadli Zon Salah Besar! Bukti Ini Bongkar Kebohongan Soal Tragedi ’98
    Nasional

    Fadli Zon Salah Besar! Bukti Ini Bongkar Kebohongan Soal Tragedi ’98

    15-06-2025 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Fadli Zon Salah Besar! Bukti Ini Bongkar Kebohongan Soal Tragedi '98

    zonamerahnews – Pernyataan kontroversial Fadli Zon yang menyangkal adanya perkosaan massal dalam Tragedi Mei 1998 menuai kecaman luas. Ia bahkan menyebutnya sebagai rumor yang tak tercatat dalam sejarah. Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk Presiden BJ Habibie. Laporan TGPF justru mengungkap fakta mengerikan yang menepis pernyataan politisi Gerindra tersebut.

    Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas, yang terdiri dari 547 organisasi dan individu, menilai pernyataan Fadli Zon sebagai upaya manipulasi sejarah dan penghinaan terhadap korban kekerasan seksual. Mereka menganggapnya sebagai upaya untuk menghapus narasi penting pelanggaran HAM berat dari ruang publik, sekaligus mendiskreditkan kerja TGPF dan Komnas HAM.

    Fadli Zon Salah Besar! Bukti Ini Bongkar Kebohongan Soal Tragedi '98
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    TGPF, yang dibentuk pada 23 Juli 1998, beranggotakan unsur pemerintah, Komnas HAM, LSM, dan organisasi masyarakat. Mereka melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pengumpulan data, wawancara dengan pejabat dan saksi, serta kunjungan lapangan. Laporan TGPF menekankan bahwa Tragedi Mei 1998 tak bisa dipisahkan dari konteks politik dan ekonomi saat itu, termasuk Pemilu 1997, penculikan aktivis, krisis ekonomi, dan penembakan mahasiswa Trisakti.

    Investigasi TGPF menemukan bukti kuat tentang kekerasan seksual yang terjadi selama kerusuhan. Meskipun sulit mendapatkan data akurat terkait jumlah korban, TGPF berhasil memverifikasi data 85 korban kekerasan seksual di Jakarta, Medan, dan Surabaya. Rinciannya meliputi 52 korban perkosaan, 14 korban perkosaan disertai penganiayaan, 10 korban penyerangan/penganiayaan seksual, dan 9 korban pelecehan seksual. Mayoritas kasus terjadi di rumah atau bangunan, dan banyak yang merupakan perkosaan beramai-ramai ("gang rape") di depan umum. Korban kekerasan seksual juga ditemukan sebelum dan sesudah kerusuhan Mei 1998. Meskipun korbannya berasal dari berbagai etnis, sebagian besar korban perkosaan adalah perempuan etnis Tionghoa, yang menunjukkan adanya motif etnis dalam kekerasan tersebut.

    Kesimpulannya, temuan TGPF secara gamblang membantah klaim Fadli Zon. Laporan tersebut menjadi bukti kuat adanya kekerasan seksual sistematis selama Tragedi Mei 1998, sebuah fakta yang tak bisa diabaikan dan harus diingat sebagai bagian penting dari sejarah Indonesia. Pernyataan Fadli Zon, justru dianggap sebagai upaya untuk merevisi sejarah dan melupakan penderitaan para korban.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Petani Tuban Terbang Drone Raksasa Bikin Heboh

    06-07-2026 - 22.06

    Jurus Hemat Naik Transjakarta Setiap Hari

    06-07-2026 - 18.05

    Usul Batasi Usia Haji Bikin Anggota DPR Meledak

    06-07-2026 - 16.05

    RUU LGBT Masuk DPR Komisi VIII Siap Terima

    06-07-2026 - 13.05

    Bupati Langkat Digerebek KPK 55 Kg Logam Mulia

    06-07-2026 - 08.05

    Tragedi Palmerah Api Lahap Lima Rumah Warga

    06-07-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Petani Tuban Terbang Drone Raksasa Bikin Heboh

    Nasional 06-07-2026 - 22.06

    zonamerahnews.com – Sebuah rekaman video yang menampilkan seorang pekerja kebun diangkut menggunakan drone berukuran besar…

    Jurus Hemat Naik Transjakarta Setiap Hari

    06-07-2026 - 18.05

    Usul Batasi Usia Haji Bikin Anggota DPR Meledak

    06-07-2026 - 16.05

    RUU LGBT Masuk DPR Komisi VIII Siap Terima

    06-07-2026 - 13.05
    Our Picks

    Petani Tuban Terbang Drone Raksasa Bikin Heboh

    06-07-2026 - 22.06

    Jurus Hemat Naik Transjakarta Setiap Hari

    06-07-2026 - 18.05

    Usul Batasi Usia Haji Bikin Anggota DPR Meledak

    06-07-2026 - 16.05

    RUU LGBT Masuk DPR Komisi VIII Siap Terima

    06-07-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.