Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banjir Sumatra: Menteri Kehutanan Sikat Habis Para Penguasa Lahan!

    06-12-2025 - 22.05

    Banjir Aceh: Warga Kelaparan, Terpaksa "Pinjam" Makanan di Toko!

    06-12-2025 - 18.05

    Bupati Umrah Saat Banjir? Kemendagri Geram, Sanksi Menanti!

    06-12-2025 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Banjir Sumatra: Menteri Kehutanan Sikat Habis Para Penguasa Lahan!
    • Banjir Aceh: Warga Kelaparan, Terpaksa "Pinjam" Makanan di Toko!
    • Bupati Umrah Saat Banjir? Kemendagri Geram, Sanksi Menanti!
    • Bupati Asel Umrah Saat Banjir? Ini 5 Faktanya!
    • Hutan Rusak Parah? IMM Desak Menteri Lakukan Ini!
    • Banjir Sumatra: PDIP Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional!
    • Tragedi Sumatra: Korban Banjir Longsor Mencapai Angka yang Mencengangkan!
    • Banjir Aceh Parah! Gubernur: Bupati Lemah Lebih Baik Mundur!
    Minggu, 7 Desember 2025
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Heboh! Debat Panas Dedi Mulyadi dan Siswi SMA Soal Wisuda: "Anda Miskin, Jangan Sok Kaya!"
    Nasional

    Heboh! Debat Panas Dedi Mulyadi dan Siswi SMA Soal Wisuda: "Anda Miskin, Jangan Sok Kaya!"

    29-04-2025 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Heboh! Debat Panas Dedi Mulyadi dan Siswi SMA Soal Wisuda: "Anda Miskin, Jangan Sok Kaya!"

    zonamerahnews – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, baru-baru ini terlibat perdebatan sengit dengan Aura Cinta, seorang siswi SMAN 1 Cikarang Utara yang juga korban penggusuran rumah di bantaran kali. Perdebatan ini bermula dari kebijakan pelarangan sekolah menggelar acara wisuda atau perpisahan. Dedi berargumen bahwa acara tersebut memberatkan orang tua karena biaya yang dikeluarkan. Ia menekankan bahwa kenangan indah masa sekolah tak hanya tercipta saat perpisahan, melainkan selama proses belajar tiga tahun.

    Aura Cinta, di sisi lain, berpendapat bahwa perpisahan merupakan momen penting bagi siswa untuk berkumpul terakhir kali dengan teman-teman. Ia merasa tidak adil jika adik kelasnya tak bisa merasakan hal yang sama. Dedi pun kembali menyoroti biaya perpisahan yang dianggapnya memberatkan, terutama bagi keluarga kurang mampu. Ia bahkan menyinggung soal penggusuran rumah Aura dan mempertanyakan gaya hidup keluarga yang dianggapnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi mereka.

    Heboh! Debat Panas Dedi Mulyadi dan Siswi SMA Soal Wisuda: "Anda Miskin, Jangan Sok Kaya!"
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Rumah aja enggak punya, bayar perpisahan gimana?" tanya Dedi tajam. Ia juga menyindir keluarga Aura yang meminta ganti rugi atas penggusuran rumah mereka di tanah negara. "Saya ngapain keluarin uang Rp10 juta untuk ibu, udah kasih orang miskin aja yang lain," tegasnya.

    Aura menjelaskan bahwa video TikTok yang ia buat bukan untuk meminta belas kasihan, melainkan untuk memperjuangkan keadilan atas penggusuran yang dilakukan tanpa musyawarah. Ia pun menegaskan bahwa dirinya setuju dengan kebijakan pelarangan perpisahan sekolah, asalkan ada solusi agar siswa tetap bisa mengadakan acara perpisahan dengan biaya yang terjangkau.

    Puncaknya, Dedi melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial, "Anda miskin, tapi jangan sok kaya. Orang miskin itu prihatin membangun masa depan." Pernyataan ini langsung menuai beragam reaksi dari publik. Dedi menekankan pentingnya menekan pengeluaran dan fokus pada hal-hal positif, bukan acara-acara yang dianggapnya konsumtif. Perdebatan ini pun menjadi sorotan dan memicu perbincangan hangat di masyarakat tentang kebijakan sekolah, kesenjangan ekonomi, dan pentingnya empati.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Banjir Sumatra: Menteri Kehutanan Sikat Habis Para Penguasa Lahan!

    06-12-2025 - 22.05

    Banjir Aceh: Warga Kelaparan, Terpaksa "Pinjam" Makanan di Toko!

    06-12-2025 - 18.05

    Bupati Umrah Saat Banjir? Kemendagri Geram, Sanksi Menanti!

    06-12-2025 - 13.05

    Bupati Asel Umrah Saat Banjir? Ini 5 Faktanya!

    06-12-2025 - 08.05

    Hutan Rusak Parah? IMM Desak Menteri Lakukan Ini!

    06-12-2025 - 03.05

    Banjir Sumatra: PDIP Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional!

    05-12-2025 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Banjir Sumatra: Menteri Kehutanan Sikat Habis Para Penguasa Lahan!

    Nasional 06-12-2025 - 22.05

    zonamerahnews – Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengambil tindakan tegas dengan menyegel…

    Banjir Aceh: Warga Kelaparan, Terpaksa "Pinjam" Makanan di Toko!

    06-12-2025 - 18.05

    Bupati Umrah Saat Banjir? Kemendagri Geram, Sanksi Menanti!

    06-12-2025 - 13.05

    Bupati Asel Umrah Saat Banjir? Ini 5 Faktanya!

    06-12-2025 - 08.05
    Our Picks

    Banjir Sumatra: Menteri Kehutanan Sikat Habis Para Penguasa Lahan!

    06-12-2025 - 22.05

    Banjir Aceh: Warga Kelaparan, Terpaksa "Pinjam" Makanan di Toko!

    06-12-2025 - 18.05

    Bupati Umrah Saat Banjir? Kemendagri Geram, Sanksi Menanti!

    06-12-2025 - 13.05

    Bupati Asel Umrah Saat Banjir? Ini 5 Faktanya!

    06-12-2025 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2025 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.