zonamerahnews – Sebuah insiden mengerikan mengguncang warga Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu sore. Seorang pria menjadi korban penyiraman cairan yang diduga kuat air keras oleh dua individu tak dikenal saat melintas di Jalan Dharma Wanita V, RW 01, sekitar pukul 17.31 WIB.
Pihak kepolisian dari Polsek Cengkareng langsung bergerak cepat menanggapi laporan tersebut. Tim Reskrim segera mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan berbagai bahan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

"Lagi lidik. Masih di TKP, kita lagi mengumpulkan baket (bahan keterangan)," ujar Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, di Jakarta, Minggu (26/4), seperti dikutip dari zonamerahnews.com.
Insiden tragis ini terekam jelas dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar. Dalam rekaman tersebut, terlihat korban yang mengenakan kaos merah belang dan celana pendek hitam sedang mengendarai sepeda motor listrik berwarna biru.
Ia kemudian diikuti oleh dua orang terduga pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic jenis Scoopy. Video itu memperlihatkan salah satu pelaku mengenakan kaos putih, sementara terduga penyiram air keras memakai hoodie hitam.
Setelah berhasil mengejar, motor pelaku dan korban berada dalam posisi sejajar. Sempat terjadi adu mulut singkat antara korban dan kedua pelaku. Tanpa diduga, pria ber-hoodie hitam tersebut langsung menyiramkan cairan dari dalam botol ke arah korban, yang diduga kuat adalah air keras.
Usai melancarkan aksinya, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri, meninggalkan korban yang terhuyung menghentikan laju motornya. Menurut keterangan yang menyertai video viral tersebut, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga sekitar yang melihat kejadian nahas itu, guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami motif di balik penyiraman air keras ini serta memburu identitas dan keberadaan kedua pelaku.
