zonamerahnews – Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung kembali dilanda banjir parah pada akhir pekan ini, menyusul intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Citarum selama beberapa hari terakhir. Luapan air sungai yang tak terbendung kini merendam sejumlah permukiman warga dan ruas jalan utama, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total.
Berdasarkan pantauan tim zonamerahnews.com di lokasi, ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi lutut orang dewasa hingga mencapai pinggang di beberapa titik terparah. Ratusan rumah warga dilaporkan terendam, memaksa sebagian penduduk untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman atau bertahan di lantai dua rumah mereka yang masih bisa diakses.

Dampak banjir tidak hanya terbatas pada permukiman. Akses jalan utama yang menghubungkan Dayeuhkolot dengan daerah lain juga ikut terputus. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas, menyebabkan kemacetan panjang di jalur alternatif dan mengganggu distribusi logistik serta mobilitas warga. Selain itu, pasokan listrik di beberapa area juga dilaporkan padam demi alasan keamanan, menambah kesulitan bagi warga yang terdampak.
Banjir di Dayeuhkolot memang bukan kejadian baru. Wilayah ini dikenal sebagai langganan banjir setiap musim penghujan tiba, terutama karena posisinya yang berada di cekungan dan dekat dengan aliran Sungai Citarum. Meskipun berbagai upaya mitigasi telah dilakukan, intensitas hujan yang ekstrem seringkali membuat upaya tersebut kewalahan.
Pemerintah daerah setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung telah mengerahkan tim untuk memantau situasi secara intensif, mengevakuasi warga yang terjebak, dan mendistribusikan bantuan darurat seperti makanan siap saji dan selimut. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. zonamerahnews.com akan terus melaporkan perkembangan terkini dari lokasi bencana.

