zonamerahnews.com – Sebuah misi penyelamatan dramatis di Kendari Sulawesi Tenggara berubah menjadi kekacauan ketika sejumlah anggota kepolisian menjadi sasaran amuk massa. Mereka dilempari batu oleh sekelompok orang saat berupaya mengevakuasi seorang gadis berinisial NA 19 tahun yang diduga kuat disekap oleh bekas kekasihnya. Peristiwa mencekam ini terekam kamera dan kini menyebar luas di media sosial.
Insiden bermula pada Minggu 28 Juni ketika petugas kepolisian menerima laporan mendesak dari keluarga korban. Mereka melaporkan bahwa putri mereka diduga diculik dan keberadaannya tidak diketahui. Menindaklanjuti laporan tersebut tim kepolisian segera melakukan penelusuran intensif.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan awal petugas berhasil menemukan lokasi korban. "Dari hasil penelusuran petugas mendapat informasi bahwa korban sedang disekap oleh pacarnya" ujar Kombes Edwin pada Selasa 30 Juni.
Namun saat petugas mencoba mengevakuasi NA dari lokasi penyekapan situasi mendadak memanas. Sejumlah warga tiba-tiba menyerang aparat dengan lemparan batu secara membabi buta. Akibat serangan mendadak ini beberapa personel kepolisian mengalami luka memar dan kendaraan patroli yang mereka gunakan juga tak luput dari kerusakan parah.
Meski mendapat perlawanan sengit dari warga Kombes Edwin memastikan bahwa misi penyelamatan berhasil. "Korban berhasil dievakuasi oleh petugas setelah mendapatkan laporan" tegasnya. Sementara itu pelaku penyekapan berhasil memanfaatkan kekacauan tersebut untuk melarikan diri.
Saat ini aparat kepolisian masih terus memburu pelaku yang identitasnya sudah diketahui. Kombes Edwin mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri. "Kami jamin pelaku akan ditangkap" pungkasnya menegaskan komitmen polisi untuk menuntaskan kasus ini.

