Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila
    • Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu
    • Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah
    • Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh
    • UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir
    • Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek
    • Bocah Disetrum Jakarta Terkuak Motif Pemalakan
    • Tito Karnavian Kaget Temukan Ini di Bedah Rumah
    Rabu, 17 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - 15 Warga Tewas di Papua Tengah! Komnas HAM: Ini Tragedi Terberat 2026!
    Nasional

    15 Warga Tewas di Papua Tengah! Komnas HAM: Ini Tragedi Terberat 2026!

    23-04-2026 - 18.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    zonamerahnews – Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan insiden baku tembak yang menewaskan 15 warga sipil dan melukai tujuh lainnya di Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebagai peristiwa paling memilukan dan terberat sepanjang tahun 2026. Tragedi kemanusiaan ini melibatkan aparat keamanan dan Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB), sebagaimana dilaporkan oleh zonamerahnews.com.

    Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, dalam konferensi pers pada Kamis (23/4), mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam. "Peristiwa Puncak ini salah satu peristiwa terberat yang kita dapatkan di 2026 ini, saya kira ini berat sekali," ujarnya. Saurlin menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami kejadian tersebut. Dari temuan sementara, ada indikasi kuat bahwa insiden ini merupakan implikasi dari operasi militer yang dilakukan oleh TNI di wilayah tersebut.

    15 Warga Tewas di Papua Tengah! Komnas HAM: Ini Tragedi Terberat 2026!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tim Komnas HAM juga masih berupaya keras untuk bisa menjangkau dua distrik yang masih dilanda konflik guna mendapatkan gambaran utuh mengenai tragedi ini. Saurlin berharap konflik ini bisa segera mereda, sehingga tidak ada lagi korban jiwa di kemudian hari. "Kita harus mengingat peristiwa Puncak ini sebagai peristiwa tragedi kemanusiaan dengan meninggalnya 15 orang ini dan tujuh orang luka-luka, kita berharap tidak ada lagi korban berikutnya," harap Saurlin, menekankan pentingnya penyelesaian konflik demi kemanusiaan.

    Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, juga telah menyoroti tragedi ini. Ia mengonfirmasi bahwa 15 warga sipil tewas dan tujuh lainnya terluka akibat baku tembak di Kampung Kembru pada Selasa (14/4). "Sebanyak 15 orang meninggal dunia (dalam) serangan di Kembru tersebut," kata Pigai dalam jumpa pers di kantor Kementerian HAM, Kuningan, Jakarta Pusat, Senin (20/4).

    Pigai menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius Kementerian HAM karena melibatkan korban dari kalangan masyarakat sipil. Oleh karena itu, Kementerian HAM mendorong agar kasus ini dapat diungkap secara transparan, sehingga masyarakat dapat mengetahui siapa pelaku penembakan dan apa motif di baliknya. Menurut Pigai, masyarakat setempat seharusnya sudah mengetahui identitas pelaku, mengingat peristiwa tersebut terjadi pada siang hari. Ia pun mendesak pihak yang merasa bertanggung jawab untuk mengakui perbuatannya dan menjalani proses hukum demi terciptanya keadilan di Papua.

    "Peristiwa itu terjadi siang hari pelakunya sudah tahu. Itu tidak bisa diperdebatkan. Pelakunya rakyat sudah tahu, mereka yang menjadi korban tahu, mereka yang ada di masyarakat lokasi tempat juga sudah tahu. Ya sekarang silakan, jangan sembunyikan, harus dibuka," tegas Pigai, menyerukan akuntabilitas penuh atas tragedi yang merenggut banyak nyawa tak bersalah ini. Tragedi di Puncak Papua ini menjadi pengingat pahit akan kompleksitas konflik di wilayah tersebut, serta mendesak semua pihak untuk mengedepankan dialog dan penegakan hukum demi menghentikan lingkaran kekerasan yang terus merenggut nyawa tak bersalah.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05

    UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir

    16-06-2026 - 08.05

    Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek

    16-06-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    Nasional 16-06-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Guncangan dahsyat berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa pukul 11.27…

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    Our Picks

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.