Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    29-04-2026 - 08.05

    Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

    29-04-2026 - 03.05

    Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

    28-04-2026 - 22.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!
    • Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!
    • Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!
    • KRL Ditabrak Argo Bromo, Ternyata Ada Insiden Mengerikan Sebelumnya!
    • Heboh! Jutaan Warga Miskin Ekstrem RI Berhasil ‘Naik Kelas’, Kok Bisa?
    • TERCIDUK! Satu Pelaku Penyiraman Air Keras Cengkareng Berhasil Dibekuk!
    Rabu, 29 April 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Jakarta Darurat Mikroplastik! Air Hujan Tercemar, KLH Bereaksi Keras!
    Nasional

    Jakarta Darurat Mikroplastik! Air Hujan Tercemar, KLH Bereaksi Keras!

    22-10-2025 - 03.052 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Jakarta Darurat Mikroplastik! Air Hujan Tercemar, KLH Bereaksi Keras!

    zonamerahnews – Temuan mengejutkan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) soal partikel mikroplastik dalam air hujan di Jakarta langsung mendapat respons dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut temuan ini sebagai sinyal bahaya yang menuntut tindakan serius dalam pengelolaan sampah.

    Hanif menyoroti praktik penumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) open dumping sebagai biang keladi masalah ini. "Bagaimana tidak ada mikroplastik, kalau sampah ditumpuk semua? Bantargebang saja pasti kontribusinya besar," ujarnya di Jakarta, Senin (20/10). Ia menambahkan, tumpukan sampah yang terpapar panas dan hujan akan menghasilkan mikroplastik.

     Jakarta Darurat Mikroplastik! Air Hujan Tercemar, KLH Bereaksi Keras!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Pemerintah, kata Hanif, serius menangani isu sampah. Pengawasan dan transformasi TPA open dumping menjadi sanitary landfill terus digencarkan. Sanitary landfill adalah metode penimbunan sampah yang lebih aman dengan lapisan tanah liat untuk mencegah pencemaran air lindi dan dilengkapi pipa metana. Penutupan sampah ini diharapkan dapat menekan penyebaran mikroplastik.

    "Sejak menjabat, Presiden meminta TPA ditertibkan, dan itu sudah kita lakukan di hampir seluruh kabupaten/kota. Hanya TPA besar seperti Bantargebang yang sulit ditutupi," ungkap Hanif.

    Sebelumnya, peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova, menjelaskan bahwa air hujan yang tercemar mikroplastik adalah cerminan perilaku manusia terhadap bumi. Sampel penelitian diambil dari air hujan di Jakarta sejak 2022. "Plastik yang dibuang sembarangan, asap, sampah yang dibakar, semuanya kembali pada kita dalam bentuk yang lebih halus, lebih senyap, tapi jauh lebih berbahaya," kata Reza.

    Mikroplastik terbentuk dari degradasi limbah plastik yang melayang di udara akibat aktivitas manusia, seperti serat sintetis pakaian, debu kendaraan, pembakaran sampah, dan degradasi plastik di ruang terbuka.

    BRIN mendorong langkah konkret lintas sektor, termasuk riset dan pemantauan kualitas udara dan air hujan, perbaikan pengelolaan limbah plastik, mendorong industri tekstil menerapkan sistem filtrasi, serta edukasi publik untuk mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah, dan tidak membakar limbah sembarangan.

    Peneliti menemukan rata-rata 15 partikel mikroplastik per meter persegi per hari pada sampel hujan di kawasan pesisir Jakarta. Fenomena ini terjadi karena siklus plastik telah menjangkau atmosfer melalui debu jalanan, asap pembakaran, dan aktivitas industri, yang kemudian terbawa angin dan turun bersama hujan. Proses ini dikenal sebagai atmospheric microplastic deposition.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      29-04-2026 - 08.05

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05

      28-04-2026 - 03.05

      KRL Ditabrak Argo Bromo, Ternyata Ada Insiden Mengerikan Sebelumnya!

      27-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional29-04-2026 - 08.05

      Qodari Blak-blakan: Aturan Medsos dan Media Massa, Kok Beda Jauh? zonamerahnews – M. Qodari, yang…

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05
      Our Picks

      29-04-2026 - 08.05

      Skandal Daycare Yogyakarta: Bayi Korban Kekerasan Layak Ganti Rugi!

      29-04-2026 - 03.05

      Ajaib! Terjepit Semalaman di KRL, Gadis Ini Selamat Berkat Ayahnya!

      28-04-2026 - 22.05

      Ironis! Dana Stunting Dikorupsi, Mantan Kades Muna Kini Ditahan!

      28-04-2026 - 18.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.