Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Cendekiawan Bersatu Desak Stop Ganti Kurikulum

    29-09-2026 - 06.05

    Terungkap Zigo Rolanda Siap Pimpin AMPI 2027-2031

    29-09-2026 - 03.35

    Warga Jambi Kunci Ampuh Lawan Kebakaran Hutan

    29-09-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Cendekiawan Bersatu Desak Stop Ganti Kurikulum
    • Terungkap Zigo Rolanda Siap Pimpin AMPI 2027-2031
    • Warga Jambi Kunci Ampuh Lawan Kebakaran Hutan
    • Terungkap Jumlah Korban Feri Virgo Terbaru
    • Momen Haru Prabowo Sambangi Megawati
    • Misteri Peluru Maut Tawuran Makassar Polisi Turun Tangan
    • Terungkap Motif Kejam Pembunuhan Ibu Tiri Bandung
    • ASN Tewas Latsarmil Komcad Mencekam
    Selasa, 29 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Sekolah Garuda: Rp200 Miliar untuk Satu, Pendidikan Meroket?
    Nasional

    Sekolah Garuda: Rp200 Miliar untuk Satu, Pendidikan Meroket?

    08-10-2025 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Sekolah Garuda: Rp200 Miliar untuk Satu, Pendidikan Meroket?

    zonamerahnews – Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) mengungkapkan bahwa pembangunan satu unit Sekolah Garuda membutuhkan investasi sekitar Rp200 miliar. Menteri Brian Yuliarto menyampaikan hal ini usai acara pengenalan Sekolah Garuda di SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, Rabu (8/10).

    Tahun ini, pemerintah berencana membangun empat Sekolah Garuda baru yang berlokasi di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara). "Untuk sekolah baru, karena memang dibangun dari nol, anggarannya sekitar Rp200 miliar per sekolah," jelas Brian.

     Sekolah Garuda: Rp200 Miliar untuk Satu, Pendidikan Meroket?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Pemerintah menargetkan keempat sekolah baru ini akan rampung dan mulai menerima siswa pada tahun 2026. "Targetnya, penerimaan siswa baru di empat sekolah ini akan dimulai pada tahun 2026. Sementara untuk sekolah transformasi, kami berharap tahun depan bisa menambah 30 sekolah," imbuhnya.

    Brian menambahkan bahwa pembangunan Sekolah Garuda baru diprioritaskan di daerah-daerah yang belum memiliki sekolah unggulan. Pemerintah menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda baru dan transformasi 80 sekolah hingga tahun 2029. "Justru yang 80 sekolah itu adalah sekolah yang sudah ada. Jadi, mayoritas adalah sekolah eksisting seperti MH Thamrin ini," katanya.

    Pengenalan Sekolah Garuda secara serentak dilakukan di 16 titik di seluruh Indonesia. Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh Indonesia.

    Pengenalan serentak ini meliputi 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru. Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Cahaya Rancamaya (Jawa Barat), SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah), SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah), SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur), SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan), MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo), SMAN Siwalima Ambon (Maluku), dan SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya). Empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru berada di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Cendekiawan Bersatu Desak Stop Ganti Kurikulum

    29-09-2026 - 06.05

    Terungkap Zigo Rolanda Siap Pimpin AMPI 2027-2031

    29-09-2026 - 03.35

    Warga Jambi Kunci Ampuh Lawan Kebakaran Hutan

    29-09-2026 - 03.05

    Terungkap Jumlah Korban Feri Virgo Terbaru

    28-09-2026 - 22.35

    Momen Haru Prabowo Sambangi Megawati

    28-09-2026 - 22.05

    Misteri Peluru Maut Tawuran Makassar Polisi Turun Tangan

    28-09-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Cendekiawan Bersatu Desak Stop Ganti Kurikulum

    Nasional 29-09-2026 - 06.05

    zonamerahnews.com – Sebuah seruan kuat menggema dari kalangan intelektual Indonesia. Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) mendesak…

    Terungkap Zigo Rolanda Siap Pimpin AMPI 2027-2031

    29-09-2026 - 03.35

    Warga Jambi Kunci Ampuh Lawan Kebakaran Hutan

    29-09-2026 - 03.05

    Terungkap Jumlah Korban Feri Virgo Terbaru

    28-09-2026 - 22.35
    Our Picks

    Cendekiawan Bersatu Desak Stop Ganti Kurikulum

    29-09-2026 - 06.05

    Terungkap Zigo Rolanda Siap Pimpin AMPI 2027-2031

    29-09-2026 - 03.35

    Warga Jambi Kunci Ampuh Lawan Kebakaran Hutan

    29-09-2026 - 03.05

    Terungkap Jumlah Korban Feri Virgo Terbaru

    28-09-2026 - 22.35
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.