Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H
    • Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang
    • Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!
    • Hati-hati Telat Sahur! Jadwal Imsak & Subuh 15 Maret 2026
    • Gawat! Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan, Kasus Pemerasan Terkuak
    Senin, 16 Maret 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Istri Gus Dur Pasang Badan: Aktivis yang Ditahan Penerus Bangsa!
    Nasional

    Istri Gus Dur Pasang Badan: Aktivis yang Ditahan Penerus Bangsa!

    24-09-2025 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Istri Gus Dur Pasang Badan: Aktivis yang Ditahan Penerus Bangsa!

    zonamerahnews – Sinta Nuriyah Wahid, istri dari mendiang Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menunjukkan keprihatinannya atas penahanan sejumlah aktivis, termasuk Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen. Ia bersama tokoh-tokoh dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menjenguk mereka di Rutan Polda Metro Jaya pada Selasa (23/9).

    Kedatangan Sinta Nuriyah didampingi nama-nama besar seperti mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mantan Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas, Inayah Wulandari Wahid, akademisi Karlina R. Supelli, Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom, cendekiawan Komaruddin Hidayat, hingga Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara.

     Istri Gus Dur Pasang Badan: Aktivis yang Ditahan Penerus Bangsa!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Usai menjenguk, Sinta Nuriyah menyampaikan rasa prihatinnya atas penahanan Delpedro dan kawan-kawan, yang diduga terlibat dalam penghasutan terkait aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Jakarta pada akhir Agustus lalu. "Kami dari Gerakan Nurani Bangsa merasa prihatin dengan penahanan ini. Apalagi yang ditahan adalah para aktivis yang tujuannya belum tentu memusuhi," ujarnya.

    Sinta Nuriyah menegaskan bahwa para aktivis yang ditahan adalah "anak-anak bangsa" yang sedang melanjutkan perjuangan dan menyuarakan pendapat. "Mereka ingin mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, bebas bersuara, dan bebas berpendapat," tegasnya. Ia menduga adanya kesalahpahaman yang menyebabkan mereka diperlakukan demikian, mungkin karena "satu dua kata yang sedikit melenceng."

    Lukman Hakim Saifuddin menambahkan bahwa GNB telah mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya, meminta pembebasan Delpedro dan kawan-kawan. "Kami berharap mereka yang berdemonstrasi secara damai bisa segera dibebaskan," kata Lukman. Ia juga menekankan pentingnya proses hukum yang sesuai prosedur dan menjunjung tinggi HAM, jika memang ada bukti tindak pidana.

    Lebih lanjut, Lukman menyatakan bahwa Sinta Nuriyah dan tokoh-tokoh GNB siap menjadi penjamin untuk penangguhan penahanan Delpedro dan kawan-kawan. "Kami bersepakat dari Gerakan Nurani Bangsa untuk menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penangguhan itu. Poinnya, kami bersedia menjadi penjamin," tegasnya.

    Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghasutan terkait demonstrasi beberapa waktu lalu. Keenam tersangka tersebut adalah Delpedro Marhaen (DMR), Muzaffar Salim (MS), Syahdan Husein (SH), Khariq Anhar (KA), RAP, dan Figha Lesmana (FL).

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05

    15-03-2026 - 13.05

    15-03-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 16-03-2026 - 08.05

    Jalur Mudik Tangerang-Merak Siaga! 3 Titik Ini Ancam Macet Parah! zonamerahnews – Tiga pasar tumpah…

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    Our Picks

    16-03-2026 - 08.05

    Wajib Tahu! Jadwal Imsak dan Subuh Hari ke-26 Ramadan 1447 H

    16-03-2026 - 03.05

    Terungkap! Strategi Kapolri Atasi Macet Horor Gilimanuk-Ketapang

    15-03-2026 - 22.05

    Menu MBG Viral Disentil Pandji, SPPG Mojosongo Akui Lakukan Evaluasi!

    15-03-2026 - 18.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.