Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jaringan Emas Gelap Sidoarjo Terkuak

    12-06-2026 - 03.05

    Pramono Ungkap Target Jakarta Fair 2027 Fantastis

    11-06-2026 - 22.05

    Geger Mahasiswa Bandung Suarakan Derita Rakyat

    11-06-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jaringan Emas Gelap Sidoarjo Terkuak
    • Pramono Ungkap Target Jakarta Fair 2027 Fantastis
    • Geger Mahasiswa Bandung Suarakan Derita Rakyat
    • KPK Bongkar Suap BPK Muara Enim Lima Tersangka
    • Bupati Muara Enim Tersangka Suap Ganda Mengejutkan
    • Bupati Muara Enim Terseret Pusaran Suap BPK
    • Duit Miliar Rupiah Raib Misteri Terapis Spa
    • Calon Pengacara Wajib Magang Desa Ini Aturan Baru
    Jumat, 12 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Restorative Justice Demo Makassar: Dilepas atau Tidak? DPR Angkat Bicara!
    Nasional

    Restorative Justice Demo Makassar: Dilepas atau Tidak? DPR Angkat Bicara!

    13-09-2025 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Restorative Justice Demo Makassar: Dilepas atau Tidak? DPR Angkat Bicara!

    zonamerahnews – Wacana penyelesaian kasus kerusuhan demo di Makassar melalui pendekatan restorative justice menuai sorotan dari Komisi III DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, menyampaikan adanya aspirasi dari sejumlah anggota dewan yang menginginkan agar para tersangka dapat segera dibebaskan setelah proses pemeriksaan selesai, sehingga mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarga.

    Namun, Nasir mengingatkan bahwa usulan ini perlu dicermati dengan seksama, terutama terkait dengan hak-hak korban. "Bagaimana jika keluarga korban menolak? Semua pihak memiliki hak, termasuk korban yang berhak menerima atau menolak tawaran restorative justice," ujarnya saat kunjungan Komisi III DPR RI di Polda Sulsel, Jumat (12/9).

    Restorative Justice Demo Makassar: Dilepas atau Tidak? DPR Angkat Bicara!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Nasir menekankan bahwa kepolisian memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. Oleh karena itu, penerapan restorative justice tidak dapat dilakukan secara serta merta tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan. "Penyelesaian melalui restorative justice sangat mungkin, namun harus melihat kondisi yang terjadi, seperti pembakaran atau perusakan fasilitas umum. Perlu dicermati apakah pendekatan ini memungkinkan atau tidak," jelasnya.

    Di sisi lain, Nasir juga menyoroti agenda reformasi kepolisian yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, reformasi ini merupakan langkah krusial untuk mewujudkan Polri yang profesional, akuntabel, dan mampu mengembalikan kepercayaan publik. Reformasi kepolisian mencakup tiga aspek utama, yaitu reformasi struktural, instrumental, dan kultural. Namun, reformasi kultural masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan perhatian khusus.

    "Reformasi kultural bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, diharapkan Presiden Prabowo Subianto dapat segera mempercepat reformasi kultural ini," tegas Nasir. Ia menekankan bahwa reformasi kultural harus mampu membentuk pribadi polisi yang antikorupsi, tulus melayani masyarakat, serta memiliki jiwa pengabdian dan kemanusiaan.

    Terkait isu pembentukan Tim Reformasi Kepolisian yang berpotensi tumpang tindih dengan Kompolnas, Nasir menilai hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. "Kompolnas adalah lembaga internal yang memberikan masukan kepada kepolisian. Reformasi kepolisian yang disampaikan Presiden Prabowo dapat melibatkan Kompolnas untuk memberikan saran tentang bagaimana idealnya polisi Indonesia di masa depan, dalam menghadapi Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Jaringan Emas Gelap Sidoarjo Terkuak

    12-06-2026 - 03.05

    Pramono Ungkap Target Jakarta Fair 2027 Fantastis

    11-06-2026 - 22.05

    Geger Mahasiswa Bandung Suarakan Derita Rakyat

    11-06-2026 - 18.05

    KPK Bongkar Suap BPK Muara Enim Lima Tersangka

    11-06-2026 - 16.05

    Bupati Muara Enim Tersangka Suap Ganda Mengejutkan

    11-06-2026 - 13.05

    Bupati Muara Enim Terseret Pusaran Suap BPK

    11-06-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Jaringan Emas Gelap Sidoarjo Terkuak

    Nasional 12-06-2026 - 03.05

    zonamerahnews.com – Sidoarjo menjadi sorotan setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri melakukan operasi…

    Pramono Ungkap Target Jakarta Fair 2027 Fantastis

    11-06-2026 - 22.05

    Geger Mahasiswa Bandung Suarakan Derita Rakyat

    11-06-2026 - 18.05

    KPK Bongkar Suap BPK Muara Enim Lima Tersangka

    11-06-2026 - 16.05
    Our Picks

    Jaringan Emas Gelap Sidoarjo Terkuak

    12-06-2026 - 03.05

    Pramono Ungkap Target Jakarta Fair 2027 Fantastis

    11-06-2026 - 22.05

    Geger Mahasiswa Bandung Suarakan Derita Rakyat

    11-06-2026 - 18.05

    KPK Bongkar Suap BPK Muara Enim Lima Tersangka

    11-06-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.