zonamerahnews – Badan Penyelenggara Haji dan Umroh (BPH) tengah menggodok rencana yang cukup mengejutkan: memangkas durasi ibadah haji di Arab Saudi. Dari yang biasanya lebih dari 40 hari, wacana terbaru membidik durasi hanya 30 hari untuk musim haji 1447 Hijriah. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri BPH RI, Puji Raharjo, mengungkapkan hal ini saat kunjungan kerja ke Debarkasi Haji Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/6).
Puji menjelaskan, efisiensi waktu ini bisa diwujudkan dengan penataan ulang jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah. Namun, penyesuaian ini harus mempertimbangkan kesiapan infrastruktur asrama haji dan kemampuan teknis embarkasi. BPH menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk merealisasikan rencana ini, terutama mengingat pengelolaan teknis ibadah haji 2026 akan sepenuhnya berada di bawah kendali BPH di bawah kepemimpinan Mochamad Irfan Yusuf. Sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Agama tetap menjadi kunci keberhasilan. "Penyelenggaraan ibadah haji ini hajat bangsa dan hajat pemerintah," tegas Puji.

Dalam kunjungannya, Puji juga meninjau Asrama Haji Padang dan menilai fasilitasnya cukup baik, namun perlu peningkatan kapasitas, khususnya dalam hal pelayanan calon jamaah. BPH berharap frekuensi penggunaan asrama tersebut dapat dimaksimalkan.
Gagasan memangkas durasi haji ini bukan hanya datang dari BPH. Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, sebelumnya juga mengusulkan hal serupa saat berkunjung ke Sumatera Barat. Romo Syafi’i bahkan menyarankan durasi 31 hari, dengan catatan didukung regulasi baru dan adanya Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi. Rencana ini tentu akan menjadi sorotan dan pembahasan yang menarik di masa mendatang.

