zonamerahnews – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, resmi menutup retret gelombang kedua para kepala daerah di IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (26/6). Acara penutupan ini menandai berakhirnya serangkaian kegiatan pembekalan intensif bagi para pemimpin daerah tersebut. Bima Arya menyampaikan selamat kepada para peserta, menyatakan mereka kini telah selaras dengan kepala daerah lain yang telah mengikuti program serupa.
Retret ini, menurut Wamendagri, merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya mulia: menyatukan visi dan misi seluruh jajaran pemerintahan, dari pusat hingga daerah, dalam membangun masa depan Indonesia. Bima Arya menekankan pentingnya retret sebagai ajang akselerasi, sinkronisasi, kolaborasi, dan sinergi. Kebijakan pemerintah pusat dijelaskan secara detail, dievaluasi, dan diberi masukan oleh para kepala daerah agar strategi yang diterapkan lebih efektif dan matang.

Gelombang pertama retret dilaksanakan di Magelang, sementara gelombang kedua di Sumedang. Selama lima hari, para kepala daerah dan praja IPDN mengikuti berbagai kegiatan, diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus mengabdi dan melayani masyarakat. Bima Arya mengutip semboyan "Bhinneka Tunggal Ika", menekankan pentingnya persatuan dalam pengabdian meskipun terdapat perbedaan.
Retret gelombang kedua, yang dibuka Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 23 Mei, diikuti 86 kepala daerah: dua gubernur, tiga wakil gubernur, 38 bupati, 37 wakil bupati, tiga wali kota, dan tiga wakil wali kota. Sembilan kepala daerah absen dengan berbagai alasan, termasuk sakit dan izin berduka. Selama empat hari, mereka mendapatkan pembekalan enam materi, meliputi ketahanan nasional, wawasan kebangsaan, Asta Cita, program kementerian dan lembaga, tugas dan fungsi kepala daerah, komunikasi politik, dan team building. Semoga retret ini membuahkan hasil positif bagi kemajuan Indonesia.

