Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua
    • Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak
    • Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi
    • Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau
    • Adonara Membara Korban Jiwa Bertambah Tiga
    • Sekolah Sepi Murid Mendikdasmen Mendagri Bergerak
    • Prabowo Pejabat Sakit Keras Demi Indonesia
    • Mencekam 1 Siswi MTs Tewas Usai Berenang di Garut
    Minggu, 19 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Bupati Bandung Bantah Tolak Program Barak Militer, Ini Alasannya!
    Nasional

    Bupati Bandung Bantah Tolak Program Barak Militer, Ini Alasannya!

    24-06-2025 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bupati Bandung Bantah Tolak Program Barak Militer, Ini Alasannya!

    zonamerahnews – Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau Kang DS, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut dirinya menolak program pembinaan pelajar bermasalah di barak militer. Klarifikasi ini bertujuan meluruskan informasi yang dianggap tidak lengkap dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

    Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/6), Kang DS menegaskan bahwa dirinya tidak menolak usulan Gubernur Jawa Barat tersebut. Bahkan, Pemkab Bandung telah menyiapkan fasilitas Barak Militer di Yonif 330 Nagreg. "Yang saya sampaikan adalah program Magrib Mengaji dapat menjadi alternatif awal, sebagai upaya pembinaan karakter anak-anak dan pelajar yang bermasalah," jelasnya.

    Bupati Bandung Bantah Tolak Program Barak Militer, Ini Alasannya!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia menilai pendekatan keagamaan lewat kegiatan mengaji lebih efektif membentuk karakter anak sejak dini, baik dari sisi pengetahuan agama maupun moral. Menurutnya, ini langkah awal sebelum menerapkan pendekatan disiplin di barak militer. Pemkab Bandung, lanjut Kang DS, siap berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat dalam pembinaan generasi muda, baik secara spiritual, emosional, moral, maupun kognitif.

    "Mencerdaskan kehidupan bangsa, baik spiritual, emosional, moral, dan kognitif, bukan tugas satu pihak. Menjaga generasi penerus adalah tanggung jawab bersama, terutama guru dan orang tua," tegasnya.

    Program Magrib Mengaji, menurut Kang DS, bukan hal baru di Kabupaten Bandung. Kendati demikian, masih ada tantangan, seperti akses mengaji di masjid yang belum merata. Oleh karena itu, Pemkab Bandung mendorong penguatan program lewat regulasi dan peran aktif orang tua dalam mengawasi anak.

    Kang DS menilai situasi pelajar di Kabupaten Bandung relatif kondusif, tanpa kasus tawuran seperti di daerah lain. Pemkab Bandung telah menjalankan berbagai program pembinaan karakter selama tiga tahun terakhir melalui muatan lokal di TK, SD, dan SMP. Muatan lokal tersebut meliputi Pendidikan Pancasila dan UUD 1945, Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda, serta Pendidikan Mengaji dan Hafalan Al-Qur’an.

    Sebagai bentuk dukungan pada pendidikan keagamaan, Pemkab Bandung memberikan insentif kepada sekitar 17.000 guru ngaji dengan anggaran Rp109 miliar per tahun. Program ini disebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.

    Kang DS mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak lengkap dan menjaga kondusivitas untuk membentuk generasi muda yang berakhlak baik.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05

    Adonara Membara Korban Jiwa Bertambah Tiga

    18-07-2026 - 13.05

    Sekolah Sepi Murid Mendikdasmen Mendagri Bergerak

    18-07-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    Nasional 19-07-2026 - 03.05

    zonamerahnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK kembali bersiap menghadapi gugatan praperadilan kedua Asrul Azis Taba…

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05
    Our Picks

    Skandal Haji Memanas KPK Hadapi Praperadilan Jilid Dua

    19-07-2026 - 03.05

    Luthfi Sabet Penghargaan Pemimpin Berdampak

    18-07-2026 - 22.05

    Adonara Berdarah Semua Jenazah Korban Bentrok Berhasil Dievakuasi

    18-07-2026 - 18.05

    Tersangka Haji Kembali Lawan KPK di Meja Hijau

    18-07-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.