Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dokter Magang Tewas IDI Desak Batasi Jam Kerja

    28-07-2026 - 08.05

    Geger Sindikat Hoaks Medsos Dibongkar Polisi

    28-07-2026 - 06.05

    Terkuak Makna Kudatuli 30 Tahun Profesionalisme TNI

    28-07-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dokter Magang Tewas IDI Desak Batasi Jam Kerja
    • Geger Sindikat Hoaks Medsos Dibongkar Polisi
    • Terkuak Makna Kudatuli 30 Tahun Profesionalisme TNI
    • Dua Sekaten di Solo Bikin Geger Siapa Unggul
    • TERUNGKAP Oknum Polisi Aniaya Tahanan Dicopot
    • Kekerasan Daycare Little Aresha Tersangka Membludak
    • Geger Oknum Polisi Tangsel Terlibat Narkoba Bius
    • Menteng Mencekam Motor Geber Maut Satu Tewas
    Selasa, 28 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Geger! Ribuan Tentara Geruduk Natuna, Ada Apa Gerangan?
    Nasional

    Geger! Ribuan Tentara Geruduk Natuna, Ada Apa Gerangan?

    22-10-2025 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Geger! Ribuan Tentara Geruduk Natuna, Ada Apa Gerangan?

    zonamerahnews – Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mendadak ramai dengan kehadiran hampir seribu prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Hari ini, Rabu (22/10), Batalyon Komposit Gardapati (Yonkomposit/1GP) memulai latihan militer besar-besaran di berbagai wilayah strategis di Natuna.

    Latihan ini bukan sekadar formalitas. Komandan Yonkomposit 1/GP, Letkol Infanteri Muchamad Ricky Prawiratama, mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari aktivitas di luar rumah. Pasalnya, latihan menembak akan menggunakan peluru dengan daya ledak tinggi. Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, bayi, anak-anak, dan pasien dengan kondisi medis khusus disarankan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

    Geger! Ribuan Tentara Geruduk Natuna, Ada Apa Gerangan?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Lokasi latihan tersebar di beberapa desa, termasuk Desa Air Lengit, Desa Sebadai Ulu, Kelarik, Batubi, dan Teluk Buton. Menurut Ricky, latihan ini bertujuan untuk memelihara kemampuan satuan dan prajurit.

    Kapendam XIX/Tuanku Tambusai, Letkol Inf Faizal Rangkuti, menjelaskan bahwa latihan ini adalah bagian dari program rutin. Rangkaian latihan meliputi latihan menembak senjata berat teknis terintegrasi, latihan uji siap tempur kompi terintegrasi, dan ditutup dengan latihan puncak, yaitu Latihan Antar Kecabangan TNI AD YTP Yonkomposit 1/Gp TA. 2025.

    "Latihan ini bukan hal baru di Natuna. Terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2016, yaitu Latihan Ancab TNI AD, dan pada tahun 2017 Latgab PPRC TNI," ujar Faizal.

    Latihan antar kecabangan ini melibatkan 968 personel dan merupakan latihan puncak TNI AD dengan melibatkan berbagai kecabangan. Faizal menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Kepulauan Natuna dan Laut Natuna Utara.

    Alutsista canggih seperti rudal Starstreak dari Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD dan Multiple Launch Rocket System (MLRS) Astros II MK 6 dari Artileri Medan (Armed) TNI AD juga akan dikerahkan.

    TNI telah melakukan sosialisasi kepada warga, dan responsnya sangat positif. Warga bahkan turut membantu dalam penyiapan daerah latihan, seperti berpartisipasi dalam pembangunan menara peninjauan dan Poskotis, serta meminjamkan lahan untuk latihan.

    Selain latihan militer, Yonkomposit juga akan melaksanakan kegiatan bakti sosial, seperti pengobatan gratis dan pemberian bantuan paket sembako bagi masyarakat yang tidak bisa melaut atau berkebun.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Dokter Magang Tewas IDI Desak Batasi Jam Kerja

    28-07-2026 - 08.05

    Geger Sindikat Hoaks Medsos Dibongkar Polisi

    28-07-2026 - 06.05

    Terkuak Makna Kudatuli 30 Tahun Profesionalisme TNI

    28-07-2026 - 03.05

    Dua Sekaten di Solo Bikin Geger Siapa Unggul

    27-07-2026 - 22.05

    TERUNGKAP Oknum Polisi Aniaya Tahanan Dicopot

    27-07-2026 - 18.05

    Kekerasan Daycare Little Aresha Tersangka Membludak

    27-07-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Dokter Magang Tewas IDI Desak Batasi Jam Kerja

    Nasional 28-07-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Dunia kedokteran Indonesia kembali berduka menyusul serangkaian kasus kematian dokter peserta program magang.…

    Geger Sindikat Hoaks Medsos Dibongkar Polisi

    28-07-2026 - 06.05

    Terkuak Makna Kudatuli 30 Tahun Profesionalisme TNI

    28-07-2026 - 03.05

    Dua Sekaten di Solo Bikin Geger Siapa Unggul

    27-07-2026 - 22.05
    Our Picks

    Dokter Magang Tewas IDI Desak Batasi Jam Kerja

    28-07-2026 - 08.05

    Geger Sindikat Hoaks Medsos Dibongkar Polisi

    28-07-2026 - 06.05

    Terkuak Makna Kudatuli 30 Tahun Profesionalisme TNI

    28-07-2026 - 03.05

    Dua Sekaten di Solo Bikin Geger Siapa Unggul

    27-07-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.