Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jeritan Warga Terdampak PSN Sampai ke Senayan

    22-09-2026 - 03.35

    Video Viral Anggota Dewan Bakar Lahan Jadi Sorotan

    22-09-2026 - 03.05

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jeritan Warga Terdampak PSN Sampai ke Senayan
    • Video Viral Anggota Dewan Bakar Lahan Jadi Sorotan
    • KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses
    • Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji
    • Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah
    • Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara
    • Masa Depan 15 Wilayah Kalimantan Terkuak
    • KPK Gedor Summarecon Bogor Skandal Suap HGB
    Selasa, 22 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - KPK Garuk Lagi! 4 Tersangka Pemerasan TKA Dicokok
    Nasional

    KPK Garuk Lagi! 4 Tersangka Pemerasan TKA Dicokok

    24-07-2025 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    KPK Garuk Lagi! 4 Tersangka Pemerasan TKA Dicokok

    zonamerahnews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penahanan terhadap empat tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi terkait pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan RI. Penahanan ini merupakan kelanjutan dari pengungkapan kasus yang merugikan negara puluhan miliar rupiah.

    Adapun keempat tersangka yang ditahan adalah Gatot Widiartono, yang pernah menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta & PKK), serta Putri Citra Wahyoe, Jamal Shodiqin, dan Alfa Eshad yang merupakan staf pada Direktorat PPTKA pada Ditjen Binapenta & PKK Kementerian Ketenagakerjaan.

    KPK Garuk Lagi! 4 Tersangka Pemerasan TKA Dicokok
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "KPK melakukan penahanan kepada 4 tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 24 Juli 2025 sampai dengan tanggal 12 Agustus 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK," ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/7).

    Sebelumnya, KPK telah menahan empat tersangka lain dalam kasus yang sama, termasuk Dirjen Binapenta & PPK Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2020-2023 Suhartono, Direktur PPTKA 2019-2024 Haryanto, Direktur PPTKA 2017-2019 Wisnu Pramono, dan Koordinator Uji Kelayakan Pengesahan PPTKA tahun 2020-Juli 2024 Devi Angraeni.

    Berdasarkan hasil penyidikan, selama periode 2019-2024, para tersangka dan pegawai Direktorat PPTKA diduga menerima uang suap dan gratifikasi dengan total mencapai Rp53,7 miliar. Gatot Widiartono diduga menerima Rp6,3 miliar, Putri Citra Wahyoe Rp13,9 miliar, Jamal Shodiqin Rp1,1 miliar, dan Alfa Eshad Rp1,8 miliar.

    KPK terus melakukan penelusuran aliran dana dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Sejumlah pihak, termasuk para tersangka, telah mengembalikan uang ke negara melalui rekening penampungan KPK dengan total sebesar Rp8,61 miliar.

    Dalam proses penyidikan, penyidik telah melakukan penggeledahan di beberapa lokasi di Jabodetabek dan Jawa Timur, termasuk kantor Kementerian Ketenagakerjaan, rumah para tersangka, rumah pihak terkait, dan kantor agen pengurusan TKA. KPK juga telah menyita 14 unit kendaraan, terdiri dari 11 mobil dan tiga sepeda motor, serta bidang tanah dan bangunan milik para tersangka.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

    KPK mengapresiasi dukungan masyarakat dalam pemberantasan korupsi dan berkomitmen untuk terus mengungkap kasus-kasus korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Jeritan Warga Terdampak PSN Sampai ke Senayan

    22-09-2026 - 03.35

    Video Viral Anggota Dewan Bakar Lahan Jadi Sorotan

    22-09-2026 - 03.05

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05

    Pria Bergolok Minta Maaf Usai Insiden Ibadah

    21-09-2026 - 18.35

    Kontroversi Bechi Anak Kiai Jombang Bebas Penjara

    21-09-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Jeritan Warga Terdampak PSN Sampai ke Senayan

    Nasional 22-09-2026 - 03.35

    zonamerahnews.com – Gedung DPR RI menjadi saksi bisu luapan keluh kesah masyarakat dari berbagai penjuru…

    Video Viral Anggota Dewan Bakar Lahan Jadi Sorotan

    22-09-2026 - 03.05

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05
    Our Picks

    Jeritan Warga Terdampak PSN Sampai ke Senayan

    22-09-2026 - 03.35

    Video Viral Anggota Dewan Bakar Lahan Jadi Sorotan

    22-09-2026 - 03.05

    KPK Digugat Eks Wamen Ungkap Kejanggalan Proses

    21-09-2026 - 22.35

    Terkuak Siapa Penentu Keberangkatan Haji

    21-09-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.