Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing

    19-09-2026 - 13.35

    Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh

    19-09-2026 - 13.05

    Gajah Sumatera Terancam Bahaya Petugas Siaga

    19-09-2026 - 08.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing
    • Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh
    • Gajah Sumatera Terancam Bahaya Petugas Siaga
    • Darurat Satwa Liar Karhutla BKSDA Diminta Bertindak
    • Intip Resep Ampuh Prabowo Jaga Kebugaran
    • Skandal ASN Bandung Sulap Rumah Jadi Ladang Ganja
    • DPR Bongkar Borok Hukum di Hadapan Perkapi
    • Terbongkar Skandal Prostitusi Internasional di Bali
    Sabtu, 19 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Geger Aset Febrie Rp846 Miliar Ini Kata Kuasa Hukum
    Nasional

    Geger Aset Febrie Rp846 Miliar Ini Kata Kuasa Hukum

    18-09-2026 - 22.353 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Geger Aset Febrie Rp846 Miliar Ini Kata Kuasa Hukum

    zonamerahnews.com – Sebuah kabar mengejutkan mengguncang publik terkait dugaan kepemilikan aset fantastis senilai Rp846 miliar yang disebut-sebut terkait mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Namun, kubu Febrie melalui tim kuasa hukumnya menolak mentah-mentah tudingan tersebut. Bantahan keras ini disampaikan menyusul pelimpahan berkas perkara dan barang bukti ke tahap penuntutan oleh Tim 9 Kejaksaan Agung.

    Febri Diansyah, salah satu kuasa hukum Febrie, mengungkapkan bahwa pihaknya belum sepenuhnya bisa menelaah seluruh berkas perkara yang telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum. Kendati demikian, dari dokumen yang sempat mereka lihat di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, daftar 38 aset yang disebut-sebut bernilai ratusan miliar rupiah itu tidak ditemukan. "Kami tidak menemukan daftar 38 aset yang disebut Rp800-an miliar itu dalam berkas perkara yang kami lihat," tegas Febri.

    Geger Aset Febrie Rp846 Miliar Ini Kata Kuasa Hukum
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Ia menekankan pentingnya membedakan antara aset yang disita "dalam perkara" dengan status kepemilikan pribadi Febrie. Mengingat kasus ini melibatkan beberapa tersangka, Febri meminta agar penyitaan aset tidak serta merta diasumsikan sebagai milik kliennya. "Perkara ini kan ada beberapa orang tersangkanya," ujarnya mengingatkan.

    Tim kuasa hukum mendesak agar setiap aset yang disita diperiksa secara cermat dan individual. Verifikasi dokumen kepemilikan serta pihak yang menguasai atau mengetahui keberadaan aset tersebut menjadi krusial. Febri juga mengingatkan bahwa pihak ketiga yang merasa dirugikan akibat penyitaan memiliki hak untuk mengajukan keberatan sesuai koridor hukum. "Jangan sampai karena dugaan atau asumsi, aset pihak lain yang tidak berhubungan justru ikut disita," imbuhnya.

    Selain masalah kepemilikan aset, tim Febrie juga menyoroti kejanggalan pada rentang waktu atau tempus delicti dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat kliennya. Berdasarkan berkas perkara Tim 9, dugaan TPPU justru disebut terjadi sebelum tindak pidana asal, yakni pemerasan dalam penanganan kasus PT Jiwasraya-Asabri. "Kami menemukan sesuatu yang tidak sinkron mengenai waktunya. Tindak pidana asalnya disebut 2020 sampai 2025, tetapi TPPU-nya mundur dua tahun ke belakang," jelas Febri. Ia mempertanyakan logika di balik konstruksi hukum tersebut, mengingat pencucian uang seharusnya terjadi setelah harta kekayaan diperoleh dari tindak pidana asal.

    M Farizi, kuasa hukum Febrie lainnya, menambahkan bahwa salah satu aset yang disita penyidik, berupa tanah dan bangunan di Parongpong Bandung, sudah dimiliki Febrie jauh sebelum dugaan TPPU dan pemerasan terjadi. Aset tersebut, yang juga tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dibeli pada tahun 2013. "Persoalannya adalah tanah itu dibeli pada tahun 2013, jauh sebelum ada tindak pidana ini," kata Farizi, menegaskan bahwa aset tersebut tidak terkait dengan dugaan kejahatan yang disangkakan.

    Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan TPPU, yang mencuat dari temuan emas 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar di sebuah rumah di Sentul. Belakangan, dua nama lain, Nurman Herin (NH) dari pihak swasta dan pengacara Don Ritto (DR), juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga turut serta dalam TPPU bersama Febrie. Ketua Tim 9 Rudi Margono menyebut TPPU ini dilakukan Febrie selama menjabat sebagai jaksa. Kasus pemerasan sendiri dikaitkan dengan penanganan perkara PT Jiwasraya-Asabri, yang disebut-sebut melibatkan pengusaha properti Tan Kian. Febrie sendiri telah mengajukan dua gugatan praperadilan terkait penetapan tersangkanya, namun keduanya ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing

    19-09-2026 - 13.35

    Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh

    19-09-2026 - 13.05

    Gajah Sumatera Terancam Bahaya Petugas Siaga

    19-09-2026 - 08.35

    Darurat Satwa Liar Karhutla BKSDA Diminta Bertindak

    19-09-2026 - 08.05

    Intip Resep Ampuh Prabowo Jaga Kebugaran

    19-09-2026 - 06.35

    Skandal ASN Bandung Sulap Rumah Jadi Ladang Ganja

    19-09-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing

    Nasional 19-09-2026 - 13.35

    zonamerahnews.com – Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini melontarkan kritik tajam yang menyasar kalangan intelektual…

    Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh

    19-09-2026 - 13.05

    Gajah Sumatera Terancam Bahaya Petugas Siaga

    19-09-2026 - 08.35

    Darurat Satwa Liar Karhutla BKSDA Diminta Bertindak

    19-09-2026 - 08.05
    Our Picks

    Prabowo Bongkar Profesor Dukung Asing

    19-09-2026 - 13.35

    Prabowo Guncang Gontor Bela Palestina Dapat Keffiyeh

    19-09-2026 - 13.05

    Gajah Sumatera Terancam Bahaya Petugas Siaga

    19-09-2026 - 08.35

    Darurat Satwa Liar Karhutla BKSDA Diminta Bertindak

    19-09-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.