zonamerahnews.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menghantui kawasan konservasi gajah di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan Sumatera Selatan. Untuk menghadapi potensi bahaya ini, jumlah personel yang bertugas di lokasi tersebut terus diperkuat. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan habitat gajah yang terancam amukan api.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa penambahan tim lapangan menjadi prioritas utama. Strategi ini difokuskan untuk membangun pertahanan darat yang kokoh, mencegah kobaran api mendekat ke area vital SM Padang Sugihan. "Saat ini, upaya paling efektif adalah memperbanyak kehadiran personel di lapangan, membentuk barikade darat untuk melindungi SM Padang Sugihan dari jilatan api," ujarnya usai melakukan pemantauan langsung.

Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 di SM Padang Sugihan sendiri menampung 29 ekor gajah, terdiri dari 13 jantan dan 16 betina. Selain mempertebal penjagaan, kawasan ini juga telah dilengkapi sekat bakar yang dibangun oleh petugas. Infrastruktur pencegahan ini dinilai cukup efektif menjaga situasi tetap terkendali dan aman dari ancaman kebakaran.
Meski demikian, penanggulangan Karhutla di sekitar area konservasi tetap berjalan intensif. Pemadaman api dari udara melalui pesawat water bombing terus dioptimalkan. Di darat, gabungan personel TNI, Polri, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersinergi memadamkan titik api. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga akan dimaksimalkan untuk memancing turunnya hujan, membantu upaya pemadaman.
Perlindungan kawasan konservasi ini menjadi perhatian serius mengingat kekayaan hayati luar biasa yang terkandung di dalamnya. Raja Juli Antoni menekankan pentingnya menjaga satwa liar, terutama gajah, yang merupakan aset berharga. SM Padang Sugihan dikenal sebagai salah satu kantong gajah terbesar di Sumatera, menampung sekitar 130 ekor populasi gajah liar.
Oleh karena itu, upaya pencegahan Karhutla agar tidak merusak habitat konservasi ini menjadi bagian vital dalam pelestarian gajah. "Memadamkan api adalah perjuangan penting, namun tidak kalah krusial adalah melindungi satwa liar kita yang merupakan kekayaan luar biasa, yang harus kita jaga bersama," pungkasnya.

