zonamerahnews.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan Karhutla kini bukan hanya membayangi manusia namun juga mengancam kelangsungan hidup satwa liar yang tak berdaya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendesak Badan Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA untuk segera memperkuat strategi perlindungan bagi fauna rentan yang terdampak bencana ini Ia menekankan bahwa makhluk hidup lain yang sangat rentan terhadap Karhutla juga merasakan dampaknya secara langsung.
Raja Juli menjelaskan bahwa satwa liar memiliki keterbatasan signifikan mereka tidak dapat meminta pertolongan atau memberikan sinyal darurat seperti manusia saat bahaya mengintai Oleh karena itu menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran konservasi untuk secara proaktif memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan mereka tanpa menunggu adanya permintaan bantuan.

Menteri Kehutanan tersebut telah menginstruksikan seluruh balai BKSDA di berbagai wilayah untuk tidak hanya fokus pada upaya pemadaman api namun juga secara simultan mengintensifkan perlindungan satwa liar Raja Juli menegaskan bahwa penyelamatan kekayaan hayati Indonesia ini adalah tugas yang sama pentingnya dengan memadamkan kobaran api yang melahap habitat mereka.
Khusus untuk penanganan orangutan yang sering menjadi korban Karhutla pemerintah telah menyiapkan jalur pelaporan khusus bagi masyarakat Jika warga menemukan orangutan di sekitar permukiman atau area terdampak mereka diminta untuk tidak memberi makan atau mencoba menangani sendiri Sebaliknya segera hubungi pusat panggilan darurat agar tim BKSDA bersama mitra dapat melakukan evakuasi dan penyelamatan yang tepat.
Seluruh persiapan telah matang termasuk penyediaan peralatan evakuasi modern serta dukungan penuh dari tim dokter hewan profesional Fasilitas ini siap sedia untuk memastikan setiap satwa yang membutuhkan pertolongan medis atau evakuasi darurat dapat segera ditangani dengan baik dan sesuai prosedur.

