Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA
    • Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando
    • Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi
    • OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan
    • 22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya
    • Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar
    • Ijazah SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    • Suket SMA Gibran Resmi Dinyatakan Tidak Sah
    Sabtu, 31 Oktober 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel
    Nasional

    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel

    23-08-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel

    zonamerahnews.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat memobilisasi armada pesawat tempur dan angkut guna mendukung operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan. Langkah ini diambil untuk meredam meluasnya titik api yang mengancam ekosistem dan permukiman warga.

    Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L P Ambarita menjelaskan bahwa pengerahan pesawat tersebut mencakup dua strategi utama. Pertama, untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang bertujuan menciptakan hujan buatan. Kedua, untuk mendukung operasi pemadaman dari udara melalui metode water bombing atau pengeboman air, yang terbukti efektif menjangkau area sulit.

    TNI AU Gempur Karhutla Kalsel Sumsel
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam upaya heroik ini, TNI AU tidak sendiri. Kolaborasi erat terjalin dengan unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai instansi terkait lainnya. Sinergi ini memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi di lapangan. Kolonel Hilman menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan personel dan masyarakat, serta kecepatan dan efektivitas pemadaman agar api tidak menyebar lebih luas.

    Data terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu 23 Agustus menunjukkan kondisi mengkhawatirkan di Kalimantan Selatan. Sebanyak 696 titik panas atau hotspot terdeteksi, dengan sebagian besar berada pada tingkat intensitas sedang hingga tinggi. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru Fitma Surya Arghani menyebutkan, dari total tersebut, 622 titik berada pada kategori sedang dan 29 titik tergolong tinggi. Indeks Cuaca Kebakaran (FWI) bahkan menempatkan sebagian besar wilayah Kalsel dalam zona merah, mengindikasikan risiko kebakaran yang sangat tinggi. Sebaran titik panas utama meliputi Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, hingga Kotabaru.

    Tak hanya di Kalimantan, TNI AU juga menunjukkan komitmen serupa di Sumatera Selatan. Pangkalan TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH) Palembang aktif melakukan operasi water bombing untuk memadamkan Karhutla di wilayah tersebut. Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengungkapkan, operasi ini bermula dari patroli udara yang berhasil mengidentifikasi sejumlah titik api di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

    Penemuan tersebut segera ditindaklanjuti dengan upaya pemadaman bertahap. Sama seperti di Kalsel, penanganan Karhutla di Sumsel juga melibatkan kerja sama lintas sektor, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, BMKG, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh instansi terkait. Helikopter TNI AU tetap disiagakan dan akan terus beroperasi hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan sepenuhnya, memastikan ancaman Karhutla benar-benar teratasi.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05

    22 Tahun DPD RI Kawal Daerah Apa Hasil Nyatanya

    31-10-2026 - 13.35

    Bahaya Pinjol dan Judol Mengintai Warga Jabar

    31-10-2026 - 13.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    Nasional 31-10-2026 - 18.35

    zonamerahnews.com – Dunia politik tanah air mendadak gempar setelah Mahkamah Agung mengeluarkan keputusan mengejutkan terkait…

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05
    Our Picks

    Suket SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Oleh MA

    31-10-2026 - 18.35

    Strategi Baru TNI di Papua Perkuat Komando

    31-10-2026 - 18.05

    Geger Peredaran Narkoba Deli Serdang Disikat Polisi

    31-10-2026 - 16.35

    OKI Membara 37 Titik Api Kepung 8 Kecamatan

    31-10-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.