zonamerahnews.com – Kebakaran hebat yang melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, markas utama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, telah memicu perubahan signifikan dalam pola kerja ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Demi memastikan roda pemerintahan tetap berputar dan pelayanan publik tidak terganggu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini memberlakukan skema bekerja dari rumah (WFH) secara bergilir bagi sekitar 1.000 pegawai yang terdampak.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa pengaturan kerja sementara ini dirancang matang. Selain opsi WFH, beberapa ASN juga akan dialihkan untuk berkantor di kantor suku dinas wilayah kota atau memanfaatkan gedung-gedung milik Pemprov DKI lainnya. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pascakebakaran, sembari menunggu kondisi gedung pulih dan hasil penanganan tuntas.

Ribuan ASN yang kini harus menyesuaikan diri dengan pola kerja baru ini berasal dari berbagai perangkat daerah vital. Mereka termasuk pegawai dari Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, hingga Dekranasda, yang seluruhnya beroperasi di Gedung Abdul Muis.
Meskipun insiden kebakaran menimbulkan kekhawatiran, Pemprov DKI Jakarta menjamin bahwa seluruh layanan perpajakan dan data aset daerah tetap aman dan tidak akan terganggu. Seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi secara komprehensif dan dilengkapi dengan sistem pencadangan pada server serta pusat data yang berlokasi terpisah dari Gedung Abdul Muis. Hal serupa berlaku untuk data aset daerah yang dikelola BPAD; server dan pusat datanya juga berada di lokasi aman yang berbeda.
Insiden kebakaran sendiri terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB. Api diduga kuat bermula dari lantai 11 gedung dan dengan cepat merambat hingga ke lantai 16, menciptakan kepanikan. Beruntung, dalam peristiwa menegangkan tersebut, satu orang pekerja yang sempat terjebak di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

