zonamerahnews.com – Suasana mencekam menyelimuti kota Makassar setelah bentrokan antar kelompok berujung tragis. Seorang pemuda berusia 19 tahun ditemukan tak bernyawa dengan dugaan luka tembak di bagian punggung. Insiden mengerikan ini juga diwarnai aksi anarkis yang menyasar fasilitas kepolisian, termasuk pembakaran sepeda motor petugas.
Kombes Pol M Haris, Kepala Bidang Dokkes Polda Sulawesi Selatan, mengonfirmasi adanya luka yang mengindikasikan tembakan pada tubuh korban saat pemeriksaan awal. Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana membenarkan terjadinya kerusuhan semalam yang merenggut nyawa pemuda tersebut.

Arya Perdana menambahkan bahwa satu butir peluru diduga bersarang di punggung korban. Saat ini, jenazah masih menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna mengungkap penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian berjanji akan menelusuri kasus ini secara mendalam.
Tak hanya itu, Posko Siaga Tripika yang berlokasi di Jalan Kandea 3 Kecamatan Bontoala turut menjadi sasaran amuk massa. Posko tersebut dilempari dengan batu, panah, bahkan bom molotov. Beruntung, satu personel kepolisian yang berada di dalam posko berhasil menyelamatkan diri dari serangan membabi buta tersebut.
Aksi brutal massa juga merembet pada kendaraan dinas. Sebuah sepeda motor milik seorang Bhabinkamtibmas hangus dilalap api di lokasi kejadian. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwenang demi terciptanya keadilan.

