zonamerahnews.com – Sebuah insiden tak terduga menimpa jurnalis Aryodamar. Ponsel pintar kesayangannya raib misterius saat meliput acara Zikir & Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional Jakarta Pusat pada Sabtu lalu. Kejadian ini meninggalkan tanda tanya besar di tengah keramaian acara akbar tersebut.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Aryodamar bersama dua rekan jurnalis lainnya sedang berupaya berpindah lokasi menuju tenda media untuk mencari sinyal yang lebih baik. Dalam perjalanan, mereka sempat salah arah menuju pintu masuk utama, sebelum akhirnya diarahkan kembali ke jalur pintu keluar yang semestinya.

Saat menyusuri akses yang benar itulah, Aryodamar merasakan sebuah senggolan dari seseorang. Tak lama berselang, ia terkejut menyadari bahwa iPhone 13 miliknya telah lenyap dari saku. Kepanikan pun melanda di tengah hiruk pikuk ribuan peserta acara.
Aryodamar segera melaporkan kejadian yang menimpanya kepada aparat kepolisian yang berjaga di sekitar Monas. Namun, ia tak sendiri. Ternyata, ada tiga orang lain yang juga menjadi korban pencopetan dalam acara yang sama. Mereka kehilangan beragam barang berharga, mulai dari dompet hingga ponsel. Para korban kemudian dibawa bersama ke Polsek Gambir untuk membuat laporan resmi.
Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Aryodamar dan para korban lainnya. Ia menegaskan bahwa jajarannya akan segera mendalami setiap laporan yang masuk. Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus pencurian ini dan memburu para pelaku yang meresahkan.
Acara Zikir & Doa Kebangsaan di Monas sendiri dihadiri oleh ribuan orang dari berbagai latar belakang agama dan wilayah. Kegiatan ini berlangsung meriah sejak sore hingga malam hari, namun kemeriahan tersebut sedikit tercoreng oleh insiden pencopetan yang menimpa beberapa pengunjung, termasuk seorang jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya.

