Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara

    09-07-2026 - 18.05

    Jawa Barat Ganti Nama Tatar Sunda Mungkinkah

    09-07-2026 - 16.05

    KPK Panggil Mantan Sekjen MPR Lagi Ada Apa

    09-07-2026 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara
    • Jawa Barat Ganti Nama Tatar Sunda Mungkinkah
    • KPK Panggil Mantan Sekjen MPR Lagi Ada Apa
    • Buron Licin Pembunuh Sekdin Bangkalan Diburu
    • Jawa Barat Ganti Nama Sunda DPRD Beri Sinyal
    • Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas
    • Geger Kafe Elit Cipete Diserbu Polisi Uang Miliaran Disita
    • Jombang Siap Guncang Dunia NU 2026
    Kamis, 9 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara
    Nasional

    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara

    09-07-2026 - 18.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara

    zonamerahnews.com – Partai Golkar memberikan tanggapan lugas terkait manuver politik PDI Perjuangan yang menyatakan diri sebagai "partai penyeimbang" terhadap koalisi kabinet Merah Putih Presiden terpilih Prabowo Subianto. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan posisi yang diambil PDIP namun menyerahkan penilaian akhir kepada masyarakat luas.

    Sarmuji menyampaikan bahwa Golkar menghormati setiap keputusan politik yang diambil. "Terserah PDI Perjuangan saja, mau mengambil posisi apa silakan. Pada akhirnya, rakyatlah yang akan memberikan penilaian," ujar Sarmuji saat dimintai keterangan. Ia menambahkan bahwa dalam pandangannya, politik adalah tentang sikap dan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sebelumnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat internal yang menjelaskan secara rinci posisi partainya sebagai kekuatan penyeimbang dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Surat bertanggal 1 Juli 2026 tersebut telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

    Dalam dokumen tersebut Megawati menguraikan bahwa konsep partai penyeimbang telah ia sampaikan sejak Kongres VI PDIP di Bali pada 1 Agustus 2025. Ia menekankan bahwa Indonesia dengan sistem presidensialnya tidak mengenal dikotomi oposisi dan koalisi dalam pengertian tradisional. Menurutnya demokrasi Indonesia tidak didasarkan pada blok-blok kekuasaan melainkan berlandaskan kedaulatan rakyat dan supremasi konstitusi.

    Megawati juga menjelaskan bahwa keberlangsungan pemerintahan tidak sepenuhnya ditentukan oleh dukungan mayoritas di parlemen. Presiden tidak dapat digulingkan hanya karena kehilangan dukungan politik di DPR kecuali melalui mekanisme pemakzulan yang diatur konstitusi. Hal ini berbeda jauh dengan sistem parlementer di mana pemerintahan dibentuk oleh koalisi mayoritas dan harus senantiasa mempertahankan kepercayaan legislatif.

    Lebih lanjut Megawati mengaitkan sikap partainya dengan pemikiran Giovanni Sartori yang memperkenalkan konsep "responsible opposition" atau oposisi yang bertanggung jawab. Konsep ini menekankan bahwa oposisi tidak hanya sekadar menolak dan mengkritik tetapi juga memiliki kesadaran untuk memikul tanggung jawab terhadap stabilitas sistem pemerintahan. Ia mengkritik keras "irresponsible opposition" yang hanya menjadikan penolakan sebagai tujuan tanpa mempertimbangkan dampak pada stabilitas negara dan kesejahteraan masyarakat.

    Berdasarkan landasan konstitusional pengalaman historis dan kerangka teoretis tersebut PDI Perjuangan memilih untuk menggunakan istilah "partai penyeimbang" sebagai identitas politiknya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Jawa Barat Ganti Nama Tatar Sunda Mungkinkah

    09-07-2026 - 16.05

    KPK Panggil Mantan Sekjen MPR Lagi Ada Apa

    09-07-2026 - 13.05

    Buron Licin Pembunuh Sekdin Bangkalan Diburu

    09-07-2026 - 08.05

    Jawa Barat Ganti Nama Sunda DPRD Beri Sinyal

    09-07-2026 - 06.06

    Bupati Gowa Murka Laporan ke Polda Makin Panas

    09-07-2026 - 03.05

    Geger Kafe Elit Cipete Diserbu Polisi Uang Miliaran Disita

    08-07-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara

    Nasional 09-07-2026 - 18.05

    zonamerahnews.com – Partai Golkar memberikan tanggapan lugas terkait manuver politik PDI Perjuangan yang menyatakan diri…

    Jawa Barat Ganti Nama Tatar Sunda Mungkinkah

    09-07-2026 - 16.05

    KPK Panggil Mantan Sekjen MPR Lagi Ada Apa

    09-07-2026 - 13.05

    Buron Licin Pembunuh Sekdin Bangkalan Diburu

    09-07-2026 - 08.05
    Our Picks

    Sikap PDIP Bikin Heboh Golkar Angkat Bicara

    09-07-2026 - 18.05

    Jawa Barat Ganti Nama Tatar Sunda Mungkinkah

    09-07-2026 - 16.05

    KPK Panggil Mantan Sekjen MPR Lagi Ada Apa

    09-07-2026 - 13.05

    Buron Licin Pembunuh Sekdin Bangkalan Diburu

    09-07-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.