Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang
    • Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam
    • PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas
    • Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera
    • Skandal Pejabat Aceh Terekam CCTV Gegerkan Publik
    • Jakarta Bersih Total Wajah Baru Ibu Kota
    • Pidato Prabowo Bikin Optimis Ekonomi Melejit
    • Tsunami NTT Terdeteksi BMKG Umumkan Ini Sekarang
    Minggu, 16 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - TNI Jaga Ketat Demo Mahasiswa Bikin Geger Jakarta
    Nasional

    TNI Jaga Ketat Demo Mahasiswa Bikin Geger Jakarta

    12-06-2026 - 22.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    TNI Jaga Ketat Demo Mahasiswa Bikin Geger Jakarta

    zonamerahnews.com – Markas Besar TNI akhirnya buka suara terkait keterlibatan prajuritnya dalam pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa yang mulanya direncanakan di Bundaran HI Jakarta Pusat pada Jumat lalu namun urung terlaksana karena massa tertahan di kawasan Tosari oleh aparat gabungan TNI dan Polri

    Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menjelaskan bahwa pengerahan tentara ini dilakukan atas permintaan pihak kepolisian dan menegaskan posisi TNI selalu berada di belakang Polri dalam penanganan unjuk rasa karena tanggung jawab utama ada pada kepolisian

    TNI Jaga Ketat Demo Mahasiswa Bikin Geger Jakarta
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dari pantauan lapangan aparat TNI dan Polri memang memblokade mahasiswa yang ingin menuju Bundaran HI mereka dihalau di sekitar Jalan MH Thamrin dan massa bertahan di lokasi sejak sore hingga malam hari sebelum akhirnya berangsur bubar sekitar pukul 19.30 WIB

    Lima tuntutan utama dibawa oleh para mahasiswa dalam aksi tersebut mereka meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM serta menghentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

    Selain itu mahasiswa juga mendesak penghentian militerisme sipil dan menuntut Presiden RI Prabowo Subianto untuk berhenti mengelak serta mengakui kesalahan pemerintah

    Namun keterlibatan TNI bahkan dugaan pengerahan Komponen Cadangan Komcad dalam pengamanan unjuk rasa ini menuai protes keras dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan

    Koalisi yang terdiri dari LBH Jakarta LBH Pers AJI Jakarta PBHI ICJR ELSAM Imparsial YLBHI KontraS dan Walhi ini menilai pengerahan TNI menghadapi demonstrasi adalah kebijakan keliru

    Mereka menegaskan dalam negara demokrasi mobilisasi militer seharusnya menjadi opsi terakhir ketika seluruh aparatur sipil tidak mampu mengendalikan situasi yang ada

    Koalisi sipil mengingatkan bahwa di Indonesia setiap penggunaan instrumen pertahanan harus tunduk pada prinsip akuntabilitas transparansi dan supremasi sipil

    TNI adalah komponen utama pertahanan negara sedangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat harkamtibmas

    Oleh karena itu muncul pertanyaan mendasar ancaman apa yang sedang dihadapi negara sehingga diperlukan pengerahan Komponen Cadangan apakah TNI dan Polri dianggap tidak mampu menjalankan fungsinya

    Atas dasar tersebut koalisi sipil memandang mobilisasi Komcad pada 12 Juni ini sebagai tindakan ilegal di mata undang-undang dan secara ketatanegaraan

    Mereka mengutip Pasal 63 ayat 1 UU PSDN yang secara tegas menyatakan bahwa Presiden dapat menyatakan mobilisasi hanya dalam hal seluruh atau sebagian wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia berada dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05

    Skandal Pejabat Aceh Terekam CCTV Gegerkan Publik

    15-08-2026 - 18.05

    Jakarta Bersih Total Wajah Baru Ibu Kota

    15-08-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    Nasional 16-08-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Duka menyelimuti Nusa Tenggara Timur setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.7 mengguncang wilayah…

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05
    Our Picks

    NTT Diguncang Gempa Dahsyat Puluhan Jiwa Melayang

    16-08-2026 - 08.05

    Waspada BMKG Ungkap Sesar Flores Masih Mengancam

    16-08-2026 - 06.05

    PDIP Waswas RUU Pemilu Dasco Beri Janji Tegas

    16-08-2026 - 03.05

    Terkuak Wajah Paskibraka Pengibar Bendera

    15-08-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.