zonamerahnews – Sebuah narasi yang sempat menggemparkan jagat media sosial mengenai seorang pria yang ditemukan babak belur di kawasan Tomang Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dan disebut-sebut sebagai korban begal, kini telah dibantah oleh pihak kepolisian. Fakta mengejutkan terungkap: insiden tersebut ternyata bukan aksi kejahatan jalanan, melainkan berakar pada permasalahan asmara yang rumit.
AKP Wisnu Wirawan, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Jakarta Barat, menegaskan hal tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis (21/5). "Bukan begal, kisah asmara itu," ujarnya singkat, mematahkan spekulasi yang beredar luas di platform daring. Dalam video yang viral, korban terlihat dalam kondisi luka-luka dan duduk di kursi plastik, memicu dugaan awal tentang aksi begal yang keji.

Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung pada Rabu (20/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Menurutnya, insiden bermula ketika korban tengah beristirahat di kamar kontrakannya. Tiba-tiba, dua orang yang diduga pelaku masuk dan langsung menyerang korban. "Pada saat korban tidur, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke korban sehingga mengakibatkan korban luka," terang Wisnu, menggambarkan detik-detik penyerangan yang terjadi secara tiba-tiba.
Kasus ini, kata Wisnu, kini sepenuhnya ditangani oleh Polsek Grogol Petamburan. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap secara tuntas motif asmara yang menjadi pemicu utama insiden kekerasan ini.
Menutup keterangannya kepada zonamerahnews.com, Wisnu juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat. Ia meminta agar publik tidak mudah terprovokasi atau langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial. "Marilah kita lebih bijak dalam menyikapi, melihat dalam bermedsos. Karena supaya bisa memberikan rasa aman, rasa tenang bagi warga masyarakat. Ya kroscek dulu kebenarannya baru di-share," tegasnya, menekankan pentingnya verifikasi informasi demi menjaga ketenangan dan keamanan bersama.

