Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger
    • Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer
    • Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya
    • Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara
    • PMI Gerak Cepat Jutaan Masker Meluncur ke Lokasi Bencana
    • Polri Bekukan Kasus Agraria Ada Apa Ini
    • Kapan Normal Bandara Husein Masih Tutup Total
    • Anak Krakatau Menggila Jakarta Lumpuh
    Selasa, 8 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - MUI Angkat Bicara: Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup Dianggap Langgar Prinsip!
    Nasional

    MUI Angkat Bicara: Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup Dianggap Langgar Prinsip!

    20-04-2026 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    MUI Angkat Bicara: Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup Dianggap Langgar Prinsip!

    zonamerahnews – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan sorotan tajam terkait metode penguburan massal ikan sapu-sapu dalam kondisi hidup-hidup yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Praktik ini, menurut MUI, dinilai menyalahi dua prinsip fundamental dalam ajaran Islam dan etika kesejahteraan hewan, meskipun tujuan di baliknya adalah untuk menjaga ekosistem.

    Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda, menjelaskan bahwa di satu sisi, kebijakan Pemprov DKI untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu (atau dikenal juga sebagai pleco) memiliki landasan yang baik dan mengandung maslahat. Hal ini sejalan dengan upaya "hifz al-bi’ah" (perlindungan lingkungan) dan "hifz an-nasl" (keberlanjutan makhluk hidup), yang merupakan bagian dari "maqasid syariah" atau tujuan syariat.

    MUI Angkat Bicara: Penguburan Ikan Sapu-sapu Hidup Dianggap Langgar Prinsip!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Tindakan ini termasuk dalam kategori ‘daruriyyat ekologis modern’ yang bertujuan menjaga biodiversitas dan mencegah kepunahan spesies lokal, sehingga keseimbangan ekosistem dapat terjaga," ujar Kiai Miftah, dalam perbincangan dengan MUI Digital, seperti dikutip zonamerahnews.com pada Sabtu (18/4).

    Namun, Kiai Miftah menegaskan, dari perspektif syariah, metode penguburan ikan hidup-hidup menimbulkan permasalahan serius. Menurutnya, tindakan tersebut mengandung unsur penyiksaan karena memperlambat proses kematian, yang tidak sesuai dengan prinsip "ihsan" (berbuat baik) sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW. Ia menambahkan, praktik ini juga bertentangan dengan prinsip "rahmatan lil ‘alamin" (rahmat bagi seluruh alam) dan etika kesejahteraan hewan (kesrawan).

    "Mengubur ikan dalam keadaan hidup-hidup dianggap tidak manusiawi dan menimbulkan penderitaan yang tidak perlu," tegas Miftah. Ia menekankan bahwa salah satu prinsip dasar kesejahteraan hewan adalah meminimalkan penderitaan, yang tidak terpenuhi dalam metode penguburan tersebut.

    Menanggapi catatan dari MUI, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan segera mencari masukan dari para ahli syariat untuk menyesuaikan tata cara penanganan ikan sapu-sapu. "Mengenai pertanyaan tadi ada saran dan kritik dari MUI, nanti saya minta untuk yang ahli untuk menyesuaikan tata caranya," kata Pramono di Jakarta Selatan.

    Pramono menjelaskan bahwa kebijakan penangkapan dan penanganan ikan sapu-sapu ini diambil karena populasinya di perairan Jakarta telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, mendominasi ekosistem. "Memang ikan sapu-sapu ini di biotik air Jakarta sudah lebih dari 60 persen. Bahkan KKP melaporkan lebih dari 70 persen, tapi saya sampaikan lebih dari 60 persen," ungkapnya, menegaskan bahwa keberadaan ikan invasif ini telah mengganggu keseimbangan lingkungan.

    Diskusi antara aspek lingkungan dan etika ini menunjukkan kompleksitas dalam mencari solusi berkelanjutan untuk masalah ekologis perkotaan, yang tidak hanya mempertimbangkan dampak lingkungan tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05

    PMI Gerak Cepat Jutaan Masker Meluncur ke Lokasi Bencana

    07-09-2026 - 18.05

    Polri Bekukan Kasus Agraria Ada Apa Ini

    07-09-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    Nasional 08-09-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Meski letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda telah mereda setelah 25…

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05
    Our Picks

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.