Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila
    • Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu
    • Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah
    • Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh
    • UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir
    • Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek
    • Bocah Disetrum Jakarta Terkuak Motif Pemalakan
    • Tito Karnavian Kaget Temukan Ini di Bedah Rumah
    Rabu, 17 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    19-04-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Ngeri! Gara-gara HP, Anak Tiri Tega Habisi Nyawa Ibu di Tangerang

    zonamerahnews – Aparat kepolisian berhasil mengungkap tabir kasus pembunuhan tragis seorang wanita di Kabupaten Tangerang, Banten, yang diduga kuat dilakukan oleh anak tirinya sendiri. Pelaku berhasil diringkus dalam waktu kurang dari 10 jam setelah laporan diterima, menunjukkan respons cepat dari pihak berwajib dalam menangani kejahatan serius ini.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Tersangka berinisial NS (25) ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Tangerang Selatan di wilayah Priuk, Kota Tangerang, pada Sabtu (18/4) dini hari. Penangkapan ini dilakukan setelah NS sempat melarikan diri pasca insiden berdarah tersebut.

    Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut. "Dalam waktu 10 jam, sekitar pukul 05.00 WIB, kami berhasil mengamankan tersangka di Kecamatan Priuk," ujar Wira, seperti dilaporkan zonamerahnews.com pada Sabtu (18/04).

    Wira juga menjelaskan bahwa setelah melancarkan aksinya, pelaku sempat membawa kabur sepeda motor dan telepon genggam milik ayahnya. Saat proses penangkapan, NS bahkan melakukan perlawanan, sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya dan mengamankannya.

    Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap fakta mengejutkan bahwa pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepine. Kondisi ini diduga kuat berkontribusi pada tindakan brutal dan luapan emosi yang dilakukannya.

    Motif di balik pembunuhan keji ini diduga kuat dilatarbelakangi oleh dendam pribadi dan luapan emosi pelaku terhadap korban. Peristiwa tragis bermula ketika NS meminta meminjam telepon genggam milik korban, namun permintaannya ditolak. Penolakan sepele ini memicu amarah NS hingga nekat menghabisi nyawa ibu tirinya di dalam rumah menggunakan palu dan pisau.

    Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh warga pada Jumat malam. Polisi segera bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk proses autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

    Saat ini, NS telah diamankan di Polres Tangerang Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, ia dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

    Kepolisian juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang dengan sigap melaporkan kejadian tersebut, sehingga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses hukum. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor ke layanan kepolisian di nomor 110 jika menemukan tindak kejahatan atau hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.


    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05

    UGM Memanas Pejabat Negara Kocar Kacir

    16-06-2026 - 08.05

    Rahasia Terbongkar Kasus Ijazah Jokowi Mandek

    16-06-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    Nasional 16-06-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Guncangan dahsyat berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa pukul 11.27…

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    Our Picks

    Puluhan Keluarga Menderita Gempa Sulteng Menggila

    16-06-2026 - 22.05

    Gubernur Sulteng Bongkar Fakta Gempa M 67 Warga Wajib Tahu

    16-06-2026 - 18.05

    Terobosan Perumahan Jutaan Rakyat Makin Mudah

    16-06-2026 - 16.05

    Tahun Baru Islam Beda Hari PBNU Bikin Heboh

    16-06-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.