Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geger Kuota Haji Sultan Digugat ke MK Ada Apa

    25-07-2026 - 22.05

    MUI Bongkar Skema Zakat Pajak Ganda Wajib Tahu

    25-07-2026 - 18.05

    Misteri Speedboat Gorontalo Terungkap WNA Selamat

    25-07-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Geger Kuota Haji Sultan Digugat ke MK Ada Apa
    • MUI Bongkar Skema Zakat Pajak Ganda Wajib Tahu
    • Misteri Speedboat Gorontalo Terungkap WNA Selamat
    • Speedboat Wisatawan Asing Hilang Misterius
    • KPK Blakblakan Soal Tuduhan Eks Jampidsus
    • Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut
    • Lilin Merah Renggut Nyawa Dua Lansia Makassar
    • Tragis Prajurit TNI Meregang Nyawa Demi Sate
    Minggu, 26 Juli 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - DPR Bergerak! Menhan Dipanggil Komisi I, Bahas Tragedi Prajurit & KontraS!
    Nasional

    DPR Bergerak! Menhan Dipanggil Komisi I, Bahas Tragedi Prajurit & KontraS!

    07-04-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    DPR Bergerak! Menhan Dipanggil Komisi I, Bahas Tragedi Prajurit & KontraS!

    zonamerahnews – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana menggelar rapat kerja dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Agenda utama pertemuan ini meliputi pembahasan mendalam mengenai insiden gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Misi Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, serta kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (6/4).

    Utut menjelaskan bahwa penjadwalan rapat tersebut sedang diatur mengingat padatnya agenda Menhan. "Kami sedang mengupayakan penjadwalan. Beliau bukan tidak bersedia, namun jadwalnya seringkali sudah tersusun jauh hari, bahkan sebulan ke depan," ungkap Utut. Ia menekankan pentingnya rapat ini untuk memastikan transparansi dan keakuratan data. "Yang terpenting, rapat itu harus benar-benar apa adanya, bisa mengungkap fakta, sehingga kita bisa mengambil kebijakan yang tepat dan tidak keliru," tambahnya, seperti dikutip dari zonamerahnews.com.

    DPR Bergerak! Menhan Dipanggil Komisi I, Bahas Tragedi Prajurit & KontraS!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam kesempatan tersebut, Utut juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga prajurit terbaik bangsa saat menjalankan tugas mulia di Lebanon. "Itu adalah prajurit yang gugur dalam tugas. Kita semua tentu berduka atas kehilangan ini," ujar Utut dengan nada prihatin. Ia berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, dan para prajurit dapat menjalankan misi dengan aman.

    Selain itu, Komisi I juga akan menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Utut menegaskan komitmen Komisi I untuk mencari solusi agar kejadian tragis semacam ini tidak lagi terjadi. "Kami juga akan membahas bagaimana sikap kita agar kasus penyiraman seperti ini tidak terulang lagi. Kira-kira itulah agenda yang akan kami bahas," jelasnya.

    Meski demikian, Utut mengakui bahwa Komisi I tidak dapat memaksakan kehadiran Menhan. Pihaknya harus menunggu kesediaan waktu dari Sjafrie Sjamsoeddin. "Kami tidak bisa memaksa. Kami harus menunggu kesediaan beliau, terutama kesediaan waktu. Kalau orangnya, saya yakin pasti bersedia untuk hadir," pungkas Utut, mengindikasikan bahwa komunikasi dan koordinasi terus dilakukan untuk menemukan waktu yang tepat bagi pertemuan penting ini.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Geger Kuota Haji Sultan Digugat ke MK Ada Apa

    25-07-2026 - 22.05

    MUI Bongkar Skema Zakat Pajak Ganda Wajib Tahu

    25-07-2026 - 18.05

    Misteri Speedboat Gorontalo Terungkap WNA Selamat

    25-07-2026 - 16.05

    Speedboat Wisatawan Asing Hilang Misterius

    25-07-2026 - 13.05

    KPK Blakblakan Soal Tuduhan Eks Jampidsus

    25-07-2026 - 08.05

    Arogansi Alphard Berakhir Damai Tapi Kasus Lanjut

    25-07-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Geger Kuota Haji Sultan Digugat ke MK Ada Apa

    Nasional 25-07-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah polemik sengit mengguncang sistem penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Pasal yang mengatur…

    MUI Bongkar Skema Zakat Pajak Ganda Wajib Tahu

    25-07-2026 - 18.05

    Misteri Speedboat Gorontalo Terungkap WNA Selamat

    25-07-2026 - 16.05

    Speedboat Wisatawan Asing Hilang Misterius

    25-07-2026 - 13.05
    Our Picks

    Geger Kuota Haji Sultan Digugat ke MK Ada Apa

    25-07-2026 - 22.05

    MUI Bongkar Skema Zakat Pajak Ganda Wajib Tahu

    25-07-2026 - 18.05

    Misteri Speedboat Gorontalo Terungkap WNA Selamat

    25-07-2026 - 16.05

    Speedboat Wisatawan Asing Hilang Misterius

    25-07-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.