zonamerahnews – Kota Bandung dilanda kekacauan pada Jumat (3/4) siang hingga sore hari, setelah hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah tersebut. Peristiwa hidrometeorologi ekstrem ini tidak hanya menyebabkan puluhan pohon bertumbangan dan satu papan reklame raksasa ambruk, namun juga menyisakan duka mendalam dengan adanya satu korban jiwa serta beberapa korban luka dan kerusakan material yang signifikan, demikian dilaporkan oleh zonamerahnews.com.
Tragedi ini merenggut nyawa Diding Nuryaman (45), yang identitasnya telah dikonfirmasi oleh Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin. Selain korban jiwa, insiden hidrometeorologi ini juga mengakibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami luka-luka di kawasan Pasteur, menambah daftar panjang dampak buruk dari badai tersebut.

Data terkini yang dihimpun menunjukkan skala kerusakan yang cukup masif. Tidak kurang dari 27 pohon dilaporkan tumbang di berbagai titik Kota Bandung, menghalangi akses jalan dan membahayakan warga. Lebih lanjut, satu papan reklame milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat berukuran 5×10 meter turut ambruk, menunjukkan dahsyatnya terpaan angin. Kerugian material juga tidak terhindarkan, dengan setidaknya tiga unit rumah warga dan empat unit kendaraan bermotor mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon atau material lainnya.
Menanggapi situasi darurat ini, Polrestabes Bandung segera bergerak cepat. AKBP Asep Saepudin menjelaskan, pihaknya telah mengerahkan ratusan personel gabungan untuk membantu membersihkan material pohon yang tumbang, mengevakuasi korban, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas yang sempat terganggu. Upaya pemulihan dan penanganan dampak bencana ini masih terus berlangsung.

