Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    30-04-2026 - 22.07

    Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

    30-04-2026 - 18.05

    30-04-2026 - 13.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!
    • Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!
    • Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?
    • Terobosan Unhas: Kampus Pertama Punya Dapur Gizi Modern di Indonesia!
    • Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah, Ini Identitas Lengkapnya!
    Kamis, 30 April 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Geger Gempa M 7.6! BNPB: Basarnas Bentuk Tim Khusus Cari Korban!
    Nasional

    Geger Gempa M 7.6! BNPB: Basarnas Bentuk Tim Khusus Cari Korban!

    02-04-2026 - 18.053 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Geger Gempa M 7.6! BNPB: Basarnas Bentuk Tim Khusus Cari Korban!

    zonamerahnews – Jakarta – Menyusul guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda perairan Bitung, Sulawesi Utara, dan terasa hingga Maluku Utara pada Kamis (2/4) pagi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mendesak Basarnas untuk segera membentuk tim khusus. Tim ini bertugas krusial dalam mendata secara akurat jumlah warga yang terdampak, baik yang selamat maupun yang mungkin menjadi korban jiwa.

    Suharyanto menekankan pentingnya tim ini untuk memastikan setiap korban dapat teridentifikasi dan mendapatkan penanganan yang diperlukan. "Mungkin masih ada korban-korban lain yang perlu dicari, perlu ditemukan, perlu ditolong," ujarnya, seperti dikutip dari keterangan Bakom RI, Kamis (2/4), menyoroti urgensi pembentukan tim pencarian dan pertolongan tersebut.

    Geger Gempa M 7.6! BNPB: Basarnas Bentuk Tim Khusus Cari Korban!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Respons cepat juga datang dari pucuk pimpinan negara. Presiden RI Prabowo Subianto, setelah menerima laporan gempa, langsung menginstruksikan BNPB dan seluruh instansi terkait untuk segera bergerak menuju lokasi bencana. "Kami sudah diperintahkan di kesempatan awal hari ini juga sudah harus berangkat ke daerah bencana," kata Suharyanto, menegaskan arahan prioritas dari Presiden.

    Tak hanya itu, BNPB juga menyerukan kepada seluruh elemen di daerah, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, hingga kementerian/lembaga, untuk mengaktifkan posko tanggap darurat. Dari posko ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak seperti logistik makanan, pakaian, dan air bersih dapat terpenuhi secara optimal. Pemerintah daerah juga diminta untuk segera melakukan pendataan dan verifikasi kerusakan yang ditimbulkan, mencakup rumah warga, fasilitas kesehatan, hingga infrastruktur publik lainnya.

    Suharyanto turut menyoroti peningkatan signifikan pada sistem peringatan dini bencana yang telah digalakkan pemerintah selama empat tahun terakhir, khususnya dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami. Peningkatan kapasitas ini menjadi prioritas utama, tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam pembangunan infrastruktur peringatan dini di wilayah rawan. Ia mencontohkan, di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, BPBD setempat telah dilengkapi perangkat peringatan dini yang terbukti efektif.

    "Laporan dari Kalaksa BPBD, baik Sulawesi Utara dan Maluku Utara ini sirinenya berbunyi, sehingga paling tidak masyarakat bisa mendapatkan informasi awal tentang terjadinya bencana gempa bumi, bahkan ada potensi tsunami," jelasnya, mengindikasikan keberhasilan sistem tersebut saat gempa terjadi pada Kamis (2/4) pagi.

    Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, membeberkan detail terkait tsunami yang sempat terdeteksi. Gelombang setinggi 0,3 meter tercatat di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dan 0,2 meter di Bitung pada pukul 06.15 WIB. Meski relatif kecil, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi gelombang susulan masih dapat terjadi.

    BNPB mengimbau keras masyarakat pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk menjauhi pantai dan tidak kembali ke area rawan sebelum ada pernyataan resmi aman dari pemerintah. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, mematuhi arahan aparat setempat, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pemantauan dan pembaruan informasi akan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

    Abdul Muhari menambahkan, hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan masing-masing berkekuatan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB. Kedua gempa susulan tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi tsunami, namun tetap dirasakan oleh masyarakat di wilayah terdampak. Informasi lebih lanjut akan terus diperbarui oleh zonamerahnews.com seiring perkembangan situasi.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05

      Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?

      30-04-2026 - 03.05

      29-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional30-04-2026 - 22.07

      Papua Siap-siap! Wamendagri Ungkap Jurus Jitu Demi Kesejahteraan! zonamerahnews – Jakarta – Wakil Menteri Dalam…

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      Our Picks

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.