zonamerahnews – Suasana Lebaran di Kota Bogor pada tahun 2026 dipastikan akan menyuguhkan pengalaman yang tak biasa. Hamparan hijau nan asri serta teduhnya pepohonan di Kebun Raya Bogor (KRB) akan kembali bertransformasi menjadi lokasi utama pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, menawarkan nuansa ibadah yang berbeda dari biasanya.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Kota Bogor secara resmi mengonfirmasi bahwa tradisi mulia ini akan kembali dihelat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk menyediakan ruang ibadah yang inklusif dan terbuka bagi masyarakat, sekaligus menegaskan serta memperkuat peran sosial dari sebuah kawasan konservasi vital.

Menurut jadwal yang telah ditetapkan, Salat Id akan dilaksanakan pada Sabtu pagi. Suasana khidmat akan dipandu oleh Kepala BRIN, Bapak Arif Satria, yang akan bertindak sebagai khatib. Sementara itu, posisi imam akan diemban oleh Ketua MUI Kota Bogor, Bapak TB Muhidin. Acara penting ini juga direncanakan akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Bapak Dedie A Rachim, beserta para pejabat tinggi pemerintah daerah lainnya.
Marga Anggrianto, selaku Managing Director PT Mitra Natura Raya, menyoroti bahwa penyelenggaraan Salat Id di Kebun Raya Bogor adalah manifestasi dari komitmen kuat mereka dalam menciptakan ruang publik yang benar-benar inklusif dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
"Salat Idulfitri di Kebun Raya Bogor bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah tradisi yang telah mengakar dan senantiasa kami upayakan peningkatannya dari segi kualitas," ungkap Marga Anggrianto, seperti dikutip oleh zonamerahnews.com. Ia melanjutkan, beribadah di tengah hamparan hijau kawasan konservasi ini menjanjikan pengalaman spiritual yang unik. Kehadiran nuansa alam yang asri dipercaya mampu menumbuhkan ketenangan batin serta kekhusyukan yang lebih mendalam bagi setiap jamaah yang hadir.
Kegiatan Salat Id ini sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Kifayatul Abidin, yang berlokasi di dalam kawasan Kebun Raya. Lebih dari sekadar sarana untuk menunaikan ibadah, momen ini juga berfungsi sebagai jembatan untuk mempererat tali silaturahmi yang harmonis antara pihak pengelola Kebun Raya dengan seluruh lapisan masyarakat.
Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, merinci lebih lanjut mengenai detail pelaksanaan. Ia menjelaskan bahwa titik pusat Salat Id akan berlokasi di area Reinwardt, yang berdekatan dengan Ecodome. Untuk memudahkan akses, jamaah disarankan masuk melalui Pintu 3. "Kami pastikan jamaah tidak akan dipungut biaya tiket masuk. Pelaksanaan ibadah akan dimulai pukul 06.00 dan berakhir sekitar pukul 08.00 WIB," tegas Zaenal.
Mengacu pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah jamaah yang memadati area ini kerap mencapai angka sekitar 3.000 orang. Mayoritas jamaah adalah warga sekitar yang antusias datang sejak dini hari dengan tertib. Pihak penyelenggara menaruh harapan besar agar pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih lancar, khusyuk, dan nyaman, sehingga mampu meninggalkan jejak pengalaman spiritual yang mendalam dan berkesan bagi setiap individu.
Dengan demikian, perhelatan Salat Id ini secara tidak langsung turut mengukuhkan posisi Kebun Raya Bogor sebagai sebuah ruang publik multifungsi yang vital. KRB tidak hanya berperan sebagai benteng konservasi flora, namun juga menjelma menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang signifikan bagi seluruh warga Kota Bogor.
(Redaksi zonamerahnews.com)

