Nina Agustina Minta Restu Jokowi Gabung PSI, Sinyal Politik Jabar Memanas!
zonamerahnews – Mantan Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar, baru-baru ini menjadi sorotan setelah kunjungannya ke kediaman Presiden Joko Widodo di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Pertemuan yang berlangsung pada hari Rabu tersebut, menurut Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin, adalah dalam rangka meminta restu untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Nina, yang menjabat Bupati Indramayu periode 2021-2024, didampingi langsung oleh Hapidin saat bertamu ke rumah pribadi orang nomor satu di Indonesia itu. Hapidin menegaskan bahwa kehadiran Nina diharapkan dapat memperkuat PSI, khususnya di wilayah Jawa Barat. "Ibu Nina kini bergabung dengan kami, siap membesarkan PSI di Jabar," ujar Hapidin kepada awak media, seperti dikutip dari zonamerahnews.com.
Latar belakang Jokowi sebagai figur panutan dan patron politik utama PSI, serta statusnya sebagai ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, menjadi salah satu faktor kuat di balik keputusan Nina. Sebelumnya, dalam Rakernas PSI di Makassar, Jokowi memang dinobatkan sebagai figur yang mengarahkan pergerakan partai berlambang bunga mawar ini.
Mengenai posisi atau jabatan Nina di struktur kepengurusan PSI Jabar, Hapidin menjelaskan bahwa hal tersebut akan ditentukan setelah rapat internal DPW. "Nanti akan kami infokan (jabatan Nina), setelah rapat pengurus DPW. Ini baru tahap meminta restu, dan sudah direstui," tambah Hapidin, penuh optimisme. Ia meyakini, dengan restu dari Jokowi, PSI di Jawa Barat akan semakin besar dan berpengaruh.
Bergabungnya Nina Agustina, yang dikenal sebagai mantan politikus PDIP, diharapkan membawa angin segar bagi PSI Jabar. Hapidin berharap "Jokowi effect" dapat membantu PSI mencapai target ambisius mereka di Jawa Barat, termasuk mengantarkan calon pemimpin ke DPR RI dan DPRD Provinsi, serta mengisi kursi di 27 kabupaten/kota. "Insya Allah PSI di Jabar semakin besar dengan kehadiran beliau yang sangat berpengaruh," katanya.
Nina sendiri menjelaskan kunjungannya sebagai ajang silaturahmi, mengingat Jokowi pernah dua kali berkunjung ke Indramayu untuk acara panen raya. Mengenai alasannya memilih PSI, Nina menyebut salah satunya adalah sosok Jokowi. "Intinya sama-sama bisa ke masyarakat," ungkapnya. Pesan dari Jokowi kepadanya pun sederhana namun mendalam: "Pokoknya sama-sama menjaga kebaikan dan terus turun ke masyarakat."
Saat ditanya mengenai keputusannya meninggalkan partai sebelumnya, Nina memilih untuk tidak merinci. "Semua adalah yang terbaik, saya pernah bergabung memberikan saya kebaikan untuk Indramayu. Saat ini saya bergabung dengan bapak di PSI, insya Allah untuk Jabar," pungkasnya, menunjukkan pandangan positif terhadap setiap babak dalam perjalanan politiknya. Langkah Nina ini diprediksi akan menjadi dinamika baru dalam peta politik Jawa Barat.

