Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci
    • Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah
    • Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban
    • Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan
    • Horor Cikupa Api Mengamuk Ledakan Mengguncang
    • Rupiah Menggila Tak Bergantung Dolar Lagi
    • LCC Empat Pilar Kini Makin Canggih Ada VAR
    • Terbongkar Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Rp21 M
    Senin, 15 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - TNI AL Wajib Siapkan 500 Pelaut Khusus untuk Kapal Induk Masa Depan!
    Nasional

    TNI AL Wajib Siapkan 500 Pelaut Khusus untuk Kapal Induk Masa Depan!

    25-02-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    TNI AL Wajib Siapkan 500 Pelaut Khusus untuk Kapal Induk Masa Depan!

    zonamerahnews – Angkatan Laut Republik Indonesia (TNI AL) dihadapkan pada tugas besar: menyiapkan setidaknya 500 personel pelaut andal untuk mengawaki calon kapal induk kebanggaan bangsa, Giuseppe Garibaldi. Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda Yayan Sofiyan, yang menekankan pentingnya persiapan matang sejak dini.

    Menurut Laksamana Muda Yayan, persiapan ini tidak hanya sebatas jumlah, melainkan juga kualitas. "Dari mulai sekarang sampai level perwiranya harus memiliki kompetensi-kompetensi khusus sebagai pengawak kapal induk," tegas Yayan dalam sebuah diskusi bertajuk "Indonesia’s Blue Water Transition: Why High-Value ASW/ AAW Assets Will Decide Its Credibility" pada Rabu (25/2) lalu. Ia menggarisbawahi bahwa keahlian spesifik sangat krusial mengingat kompleksitas operasional sebuah kapal induk.

    TNI AL Wajib Siapkan 500 Pelaut Khusus untuk Kapal Induk Masa Depan!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Yayan menambahkan, angka 500 pelaut tersebut kemungkinan besar akan membengkak. Pasalnya, jumlah itu baru mencakup kru inti yang bertanggung jawab atas navigasi dan operasional dasar kapal. Awak non-inti, seperti personel penerbangan, teknisi sistem avionik, dan staf pendukung lainnya, belum termasuk dalam hitungan awal tersebut.

    Selain sumber daya manusia, TNI AL juga harus memikirkan kesiapan infrastruktur pendukung yang masif. Ini mencakup fasilitas sandar yang memadai, dermaga khusus, serta berbagai kebutuhan teknis dan logistik yang esensial untuk mendukung operasional kapal induk berukuran raksasa tersebut.

    Kebutuhan logistik untuk ratusan personel yang akan bertugas dalam jangka waktu lama di tengah laut juga menjadi perhatian serius. "Bisa kita bayangkan, sandar di suatu tempat saja membutuhkan dukungan logistik untuk 500 kru inti. Itu belum termasuk kru penerbangan, sistem aviasi, dan lain sebagainya," jelas Yayan, menggambarkan kompleksitas tantangan yang menanti.

    Meskipun dihadapkan pada serangkaian persiapan yang tidak ringan, Laksamana Muda Yayan Sofiyan menyatakan keyakinannya bahwa TNI AL memiliki kapasitas dan kesiapan untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut demi pengoperasian optimal kapal induk. Saat ini, proses akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi masih terus bergulir di tingkat Kementerian Pertahanan, melibatkan pihak Italia dan galangan kapal Fincantieri. (Sumber: zonamerahnews.com)

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05

    Horor Cikupa Api Mengamuk Ledakan Mengguncang

    14-06-2026 - 22.05

    Rupiah Menggila Tak Bergantung Dolar Lagi

    14-06-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    Nasional 15-06-2026 - 13.05

    zonamerahnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi KPK terus menguak dugaan mega korupsi kuota haji tambahan tahun…

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05
    Our Picks

    Skandal Haji 622 Miliar KPK Panggil Saksi Kunci

    15-06-2026 - 13.05

    Penting Vonis Korupsi K3 Eks Wamenaker Kini Sah

    15-06-2026 - 08.05

    Teror Pagi Hari Lansia di PIK Nyaris Jadi Korban

    15-06-2026 - 06.05

    Prabowo Panggil Jajaran Menteri Hasilnya Mengejutkan

    15-06-2026 - 03.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.