Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    30-04-2026 - 22.07

    Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

    30-04-2026 - 18.05

    30-04-2026 - 13.05
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Trending
    • Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!
    • Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!
    • Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?
    • Terobosan Unhas: Kampus Pertama Punya Dapur Gizi Modern di Indonesia!
    • Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah, Ini Identitas Lengkapnya!
    Rabu, 6 Mei 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - VIRAL! Pencuri Merokok Santai di Samping Penyidik, Kapolrestabes Bereaksi!
    Nasional

    VIRAL! Pencuri Merokok Santai di Samping Penyidik, Kapolrestabes Bereaksi!

    13-02-2026 - 13.053 Mins Read
    FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    VIRAL! Pencuri Merokok Santai di Samping Penyidik, Kapolrestabes Bereaksi!

    zonamerahnews – Sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial telah menggemparkan publik, menampilkan momen tak biasa di mana seorang terduga pelaku pencurian berinisial RKT terlihat santai merokok di samping seorang penyidik. Insiden ini terjadi di tengah persiapan prarekonstruksi di Hotel Crystal, Kota Medan, Sumatera Utara. Kontroversi semakin memanas lantaran narasi yang menyertai video tersebut menyoroti dugaan perlakuan berbeda terhadap PP, pemilik toko ponsel yang menjadi korban pencurian RKT, namun kini justru dituduh melakukan penganiayaan. Keluarga PP pun melayangkan protes keras, mempertanyakan mengapa RKT bisa bersantai di luar mobil polisi, sementara PP tetap dikurung. Menanggapi kegaduhan ini, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan akan mendalami insiden tersebut dan menyerahkannya ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) jika terbukti ada pelanggaran prosedur.

    Dalam video yang beredar luas, RKT terlihat asyik menghisap rokok dan bahkan bercengkrama dengan petugas yang berdiri di sampingnya. Pemandangan ini sontak memicu kemarahan dan kebingungan, terutama dari pihak keluarga PP. Mereka mengungkapkan kekecewaan karena PP, yang adalah korban dari aksi pencurian RKT dan rekannya GD, justru diperlakukan tidak adil. Keluarga PP berargumen, seharusnya tidak ada perbedaan perlakuan yang mencolok antara terduga pelaku dan korban dalam sebuah proses hukum.

    VIRAL! Pencuri Merokok Santai di Samping Penyidik, Kapolrestabes Bereaksi!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menyikapi protes publik dan keluarga PP, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan keseriusannya dalam menangani persoalan ini. "Kalaupun ada hal-hal yang tidak sesuai, tentu nanti saya sampaikan ke Propam untuk mendalaminya," tegas Calvijn di Mapolrestabes Medan, Kamis (12/2), seperti dikutip zonamerahnews.com. Pernyataan ini mengindikasikan adanya potensi pemeriksaan internal terhadap petugas yang terlibat.

    Lebih lanjut, Calvijn menjelaskan bahwa prarekonstruksi yang seharusnya digelar pada saat insiden video viral itu terjadi, ternyata belum terlaksana. "Untuk prarekonstruksi tidak terlaksana, tapi nanti kami akan cari jadwal selanjutnya yang betul-betul saksi, kemudian tersangka, dan bahkan ada di rutan itu sudah sesuai waktunya," paparnya. Pembatalan ini disebut karena adanya "beberapa kegiatan" yang membuat pihak kepolisian memutuskan untuk menunda dan mengatur ulang jadwal. Kapolrestabes juga membuka opsi untuk melakukan prarekonstruksi di lokasi pengganti atau menggunakan peran pengganti, demi memastikan kelancaran dan akurasi proses.

    Kasus ini sendiri berawal dari dugaan pencurian di toko ponsel milik PP oleh RKT dan rekannya, GD. Setelah insiden pencurian, PP bersama sejumlah rekannya berhasil melacak dan menemukan para terduga pelaku di sebuah hotel. Di lokasi inilah, PP dan rekannya kemudian disangkakan melakukan penganiayaan terhadap RKT dan GD, menjadikan hotel tersebut sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) penganiayaan. Video viral ini kini menambah dimensi baru dalam kasus yang kompleks ini, menyoroti tidak hanya dugaan tindak pidana, tetapi juga prosedur dan perlakuan aparat penegak hukum.

    Follow on Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

      jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

      Related Posts

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05

      Suami Bupati Fadia Arafiq Diperiksa KPK: Misteri Aliran Uang PT RNB Terkuak?

      30-04-2026 - 03.05

      29-04-2026 - 22.05
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Don't Miss

      Nasional30-04-2026 - 22.07

      Papua Siap-siap! Wamendagri Ungkap Jurus Jitu Demi Kesejahteraan! zonamerahnews – Jakarta – Wakil Menteri Dalam…

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      Our Picks

      30-04-2026 - 22.07

      Rp 2,18 Triliun Raib! Eks Anak Buah Nadiem Divonis Kasus Chromebook!

      30-04-2026 - 18.05

      30-04-2026 - 13.05

      Geger! Kekayaan Gelap Keluarga Bandar Narkoba Rp15,3 M Disita!

      30-04-2026 - 08.05
      zonamerahnews
      • Home
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Redaksi
      • Tentang Kami
      © 2026 ZONAMERAHNEWS

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.