Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati
    • MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah
    • AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan
    • Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang
    • Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata
    • Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau
    • Skandal Guru Jombang Diduga Perkosa Siswi 13 Kali
    • Dana Otsus Papua Terancam Mandek Ini Sebabnya
    Rabu, 9 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Terkuak! Kearifan Lokal Kunci Selamatkan Lahan Basah Kita?
    Nasional

    Terkuak! Kearifan Lokal Kunci Selamatkan Lahan Basah Kita?

    07-02-2026 - 03.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Terkuak! Kearifan Lokal Kunci Selamatkan Lahan Basah Kita?

    zonamerahnews – Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni baru-baru ini menyerukan pentingnya pendekatan holistik dalam perlindungan dan pengelolaan lahan basah di Indonesia. Ia secara khusus menyoroti peran krusial pengetahuan tradisional masyarakat lokal sebagai fondasi utama untuk menjaga ekosistem vital ini. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah keterangan tertulis pada Jumat (6/2), menekankan bahwa lahan basah lebih dari sekadar genangan air, melainkan sebuah aset berharga yang harus dilestarikan.

    Menurut Raja Juli, visi idealnya adalah mengubah lahan basah menjadi kawasan yang tidak hanya kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi bagi masyarakat pesisir. "Kita berharap lahan basah bukan hanya tanah yang basah, tetapi kawasan dengan biodiversitas yang sangat tinggi, sumber ekonomi yang baik, sekaligus memiliki kemampuan penyerapan karbon yang sangat besar," ujarnya, menggarisbawahi potensi ganda ekosistem ini sebagai penyangga lingkungan dan penopang kehidupan.

    Terkuak! Kearifan Lokal Kunci Selamatkan Lahan Basah Kita?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Meskipun kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa inovasi signifikan dalam pengelolaan hutan dan lingkungan, Raja Juli menegaskan bahwa kearifan lokal tidak boleh dikesampingkan. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai sumber pengetahuan strategis yang patut diakui dan dikembangkan. "Masyarakat kita sejak dulu sudah sangat terbiasa dengan sistem pasang surut, sistem pertanian di lahan basah, hingga memahami pola migrasi burung di kawasan basah sejak zaman nenek moyang," jelasnya. Pengetahuan turun-temurun ini, imbuhnya, perlu diinstitusionalisasikan untuk melengkapi dan memperkaya riset-riset akademis yang dilakukan oleh universitas dan lembaga penelitian.

    Indonesia, sebagai anggota Konvensi Ramsar, telah menunjukkan komitmennya dengan mendaftarkan delapan situs lahan basah penting. Raja Juli mengingatkan bahwa negara kepulauan ini diberkahi dengan kekayaan lahan basah yang luar biasa, termasuk sekitar 23 persen hutan mangrove dunia dan gambut tropis terbesar. "Ini adalah titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus kita jaga bersama-sama," tegasnya, menyerukan kolaborasi dari semua pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk menjaga warisan alam ini.

    Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari komunitas internasional. Ms. Alice Birnbaum, Head of Development Cooperation and Counsellor dari Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia, menyatakan kebanggaannya atas kerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Ia menegaskan komitmen Kanada untuk terus memperkuat ekosistem mangrove dan memberdayakan masyarakat pesisir. "Mangrove ini tidak hanya indah tapi juga diakui secara global sebagai penopang keanekaragaman hayati dan pondasi bagi ekosistem," kata Birnbaum, menekankan pentingnya ekosistem mangrove bagi keberlanjutan lingkungan global.

    Pernyataan Menhut Raja Juli Antoni ini menjadi pengingat kuat akan urgensi untuk mengintegrasikan pengetahuan modern dengan kearifan lokal dalam upaya pelestarian lahan basah. Dengan sinergi ini, diharapkan lahan basah Indonesia dapat terus berfungsi optimal sebagai benteng keanekaragaman hayati, penyerap karbon raksasa, dan sumber kehidupan berkelanjutan bagi generasi mendatang, sebagaimana dilaporkan oleh zonamerahnews.com.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05

    Detik Detik Lewotolok Muntahkan Ancaman Nyata

    09-09-2026 - 08.05

    Misteri 7 Jurnalis Hilang di Gunung Krakatau

    09-09-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    Nasional 09-09-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Sebuah momen tak terduga terjadi dalam perayaan akbar ulang tahun ke-25 Partai Demokrat.…

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    Our Picks

    AHY Titip Salam Rahasia Buat Megawati

    09-09-2026 - 22.05

    MTQ Jateng Siap Guyur Ekonomi Triliunan Rupiah

    09-09-2026 - 18.05

    AHY Buka Kartu 2029 Siapa Lawan

    09-09-2026 - 16.05

    Nekat Terobos Semeru Saat Mencekam Satu Hilang

    09-09-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.