Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger
    • Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer
    • Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya
    • Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara
    • PMI Gerak Cepat Jutaan Masker Meluncur ke Lokasi Bencana
    • Polri Bekukan Kasus Agraria Ada Apa Ini
    • Kapan Normal Bandara Husein Masih Tutup Total
    • Anak Krakatau Menggila Jakarta Lumpuh
    Selasa, 8 September 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!
    Nasional

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    05-02-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    zonamerahnews – Wacana penghapusan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen terus bergulir, namun Fraksi Demokrat melalui Wakil Ketua Komisi III DPR, Dede Yusuf, menegaskan bahwa sistem ini adalah sebuah keniscayaan yang berlaku di hampir seluruh dunia. Menurut Dede, ambang batas parlemen bukan sekadar aturan, melainkan mekanisme penting untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kerja legislatif.

    Dalam pandangan Dede, keberadaan PT bertujuan fundamental untuk mencegah fragmentasi berlebihan di parlemen. Ia menjelaskan kepada zonamerahnews.com pada Selasa (3/2) bahwa banyak negara menerapkan ambang batas bervariasi, umumnya antara 4 hingga 7 persen. "Ambang batas parlemen adalah sebuah keniscayaan yang terjadi di seluruh dunia, kecuali Finlandia yang nol persen," ujarnya, menekankan bahwa praktik ini adalah standar global yang diadopsi untuk efisiensi pemerintahan.

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dede juga memperingatkan dampak negatif jika ambang batas ini dihapus. Ia khawatir hal tersebut akan menciptakan situasi "over empowering" di mana batas antara fraksi pendukung pemerintah dan oposisi menjadi kabur. "Karena terlalu banyak fraksi-fraksi yang mungkin nanti tidak bisa kita lihat mana yang pendukung pemerintah, mana yang bukan pendukung pemerintah," jelasnya, mengindikasikan potensi kekacauan dalam pengambilan keputusan dan pengawasan di lembaga legislatif.

    Meskipun demikian, Dede menegaskan bahwa partainya, Demokrat, belum mengambil sikap final terkait wacana penghapusan PT. Pihaknya akan mengikuti setiap proses pembahasan di Komisi II DPR terkait Rancangan Undang-Undang Pemilu. Namun, ia berpendapat bahwa penghapusan PT tidak serta-merta menjamin semua suara pemilu akan terserap secara optimal. Baginya, kunci utama untuk meningkatkan kualitas demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam pemilu, bukan semata-mata pada angka ambang batas.

    "Karena kuncinya bukan pada PT-nya," kata Dede, mengingat pengalaman pahit di Pemilu 2009 di mana 19 juta suara terbuang meskipun ambang batas parlemen saat itu hanya 2,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masalah penyerapan suara lebih kompleks daripada sekadar angka PT. "Dan saya mewakili Demokrat dalam konteks ini belum bisa juga mengambil keputusan apapun karena sifatnya kita masih menguji dulu," pungkasnya, menandakan bahwa kajian mendalam masih terus dilakukan untuk menemukan solusi terbaik bagi sistem keparlemenan Indonesia.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05

    PMI Gerak Cepat Jutaan Masker Meluncur ke Lokasi Bencana

    07-09-2026 - 18.05

    Polri Bekukan Kasus Agraria Ada Apa Ini

    07-09-2026 - 16.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    Nasional 08-09-2026 - 08.05

    zonamerahnews.com – Meski letusan dahsyat Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda telah mereda setelah 25…

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05
    Our Picks

    Krakatau Mengamuk Dampak Ash Bikin Geger

    08-09-2026 - 08.05

    Serangan Air Keras Dibalas Impunitas Militer

    08-09-2026 - 06.05

    Jangan Kaget Ini Kunci Pemulihan Bencana Sebenarnya

    08-09-2026 - 03.05

    Infografis Krisis Makam Jakarta Sabet Juara

    07-09-2026 - 22.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.