Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    05-02-2026 - 03.05

    Detik-detik Mencekam! Kapal Cumi Karam di Aru, 7 ABK Raib

    04-02-2026 - 22.06

    Terkuak! Siswa SMP Lempar Molotov Terinspirasi Aksi Brutal Dunia

    04-02-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!
    • Detik-detik Mencekam! Kapal Cumi Karam di Aru, 7 ABK Raib
    • Terkuak! Siswa SMP Lempar Molotov Terinspirasi Aksi Brutal Dunia
    • Geger Pasar Modal! Bareskrim Sikat Praktik Insider Trading Miliaran Rupiah
    Kamis, 5 Februari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!
    Nasional

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    05-02-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    zonamerahnews – Wacana penghapusan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen terus bergulir, namun Fraksi Demokrat melalui Wakil Ketua Komisi III DPR, Dede Yusuf, menegaskan bahwa sistem ini adalah sebuah keniscayaan yang berlaku di hampir seluruh dunia. Menurut Dede, ambang batas parlemen bukan sekadar aturan, melainkan mekanisme penting untuk menjaga stabilitas dan efektivitas kerja legislatif.

    Dalam pandangan Dede, keberadaan PT bertujuan fundamental untuk mencegah fragmentasi berlebihan di parlemen. Ia menjelaskan kepada zonamerahnews.com pada Selasa (3/2) bahwa banyak negara menerapkan ambang batas bervariasi, umumnya antara 4 hingga 7 persen. "Ambang batas parlemen adalah sebuah keniscayaan yang terjadi di seluruh dunia, kecuali Finlandia yang nol persen," ujarnya, menekankan bahwa praktik ini adalah standar global yang diadopsi untuk efisiensi pemerintahan.

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dede juga memperingatkan dampak negatif jika ambang batas ini dihapus. Ia khawatir hal tersebut akan menciptakan situasi "over empowering" di mana batas antara fraksi pendukung pemerintah dan oposisi menjadi kabur. "Karena terlalu banyak fraksi-fraksi yang mungkin nanti tidak bisa kita lihat mana yang pendukung pemerintah, mana yang bukan pendukung pemerintah," jelasnya, mengindikasikan potensi kekacauan dalam pengambilan keputusan dan pengawasan di lembaga legislatif.

    Meskipun demikian, Dede menegaskan bahwa partainya, Demokrat, belum mengambil sikap final terkait wacana penghapusan PT. Pihaknya akan mengikuti setiap proses pembahasan di Komisi II DPR terkait Rancangan Undang-Undang Pemilu. Namun, ia berpendapat bahwa penghapusan PT tidak serta-merta menjamin semua suara pemilu akan terserap secara optimal. Baginya, kunci utama untuk meningkatkan kualitas demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam pemilu, bukan semata-mata pada angka ambang batas.

    "Karena kuncinya bukan pada PT-nya," kata Dede, mengingat pengalaman pahit di Pemilu 2009 di mana 19 juta suara terbuang meskipun ambang batas parlemen saat itu hanya 2,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masalah penyerapan suara lebih kompleks daripada sekadar angka PT. "Dan saya mewakili Demokrat dalam konteks ini belum bisa juga mengambil keputusan apapun karena sifatnya kita masih menguji dulu," pungkasnya, menandakan bahwa kajian mendalam masih terus dilakukan untuk menemukan solusi terbaik bagi sistem keparlemenan Indonesia.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Detik-detik Mencekam! Kapal Cumi Karam di Aru, 7 ABK Raib

    04-02-2026 - 22.06

    Terkuak! Siswa SMP Lempar Molotov Terinspirasi Aksi Brutal Dunia

    04-02-2026 - 18.05

    04-02-2026 - 13.05

    04-02-2026 - 08.05

    Geger Pasar Modal! Bareskrim Sikat Praktik Insider Trading Miliaran Rupiah

    04-02-2026 - 03.05

    03-02-2026 - 18.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    Nasional 05-02-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Wacana penghapusan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen terus bergulir, namun Fraksi…

    Detik-detik Mencekam! Kapal Cumi Karam di Aru, 7 ABK Raib

    04-02-2026 - 22.06

    Terkuak! Siswa SMP Lempar Molotov Terinspirasi Aksi Brutal Dunia

    04-02-2026 - 18.05

    04-02-2026 - 13.05
    Our Picks

    Ambisi Hapus Ambang Batas Parlemen Terancam? Demokrat Beri Peringatan!

    05-02-2026 - 03.05

    Detik-detik Mencekam! Kapal Cumi Karam di Aru, 7 ABK Raib

    04-02-2026 - 22.06

    Terkuak! Siswa SMP Lempar Molotov Terinspirasi Aksi Brutal Dunia

    04-02-2026 - 18.05

    04-02-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.