Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terungkap! Suami Anggota DPRD Ditembak, Kasus Lama Terkait?

    16-02-2026 - 03.05

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terungkap! Suami Anggota DPRD Ditembak, Kasus Lama Terkait?
    • Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!
    • Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS
    • Subang Berduka! Jaringan Miras Oplosan Maut Terbongkar, Ini Dalangnya!
    • Terkuak! 13 Lubang Tembakan di Pesawat Smart Air, Bukti Kekejaman KKB
    Senin, 16 Februari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    04-02-2026 - 13.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Surat Pilu Bocah SD Ngada Gemparkan NTT, Polda Kirim Konselor!

    zonamerahnews – Kupang – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bergerak cepat merespons tragedi memilukan di Kabupaten Ngada. Sebuah tim psikolog dan konselor telah dikirim untuk memberikan pendampingan intensif kepada keluarga seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial YBR (10) yang ditemukan meninggal dunia, diduga karena mengakhiri hidupnya sendiri.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menyatakan pengiriman tim ini merupakan langkah krusial. "Kita sudah mengirim psikolog dan konselor untuk memberikan pendampingan terhadap keluarga korban," ujarnya usai peresmian Direktorat PPA dan PPO di Kupang, Rabu (4/2). Pendampingan ini, lanjut Kapolda, bertujuan untuk menggali lebih dalam akar permasalahan dan motif di balik keputusan tragis yang diambil oleh bocah kelas IV SD tersebut. "Ini untuk pendampingan dan pembinaan mental psikologi terhadap keluarga korban," tegasnya.

    Selain dukungan psikologis, Irjen Rudi Darmoko juga telah menginstruksikan Kapolres Ngada untuk memberikan bantuan materiil. Langkah ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban yang sedang berduka. Sementara itu, penyelidikan kasus ini masih terus didalami. "Untuk sementara dari hasil penyelidikan awal, dari hasil olah TKP demikian [akibat mengakhiri hidup sendiri], karena [diduga] ada kekecewaan tapi masih kita dalami lagi," jelas Kapolda, mengindikasikan adanya dugaan kekecewaan sebagai pemicu.

    Peristiwa tragis ini mengguncang Dusun Sawasima, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerewuu, Kabupaten Ngada, pada Kamis (29/1) lalu. YBR, yang baru berusia sepuluh tahun, ditemukan tak bernyawa tergantung di pohon cengkeh di kebun dekat pondok neneknya yang berusia 80 tahun. Lokasi penemuan tak jauh dari tempat tinggal korban dan sang nenek.

    Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas kepolisian menemukan sebuah petunjuk penting: sepucuk surat tulisan tangan yang diduga kuat ditulis oleh korban untuk ibundanya. Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus Pissort, membenarkan dugaan tersebut. "Kesimpulan ini berdasarkan hasil pencocokan tulisan dengan beberapa buku tulis yang dimiliki korban. Tim penyidik menemukan kesamaan yang jelas antara tulisan di surat dengan tulisan di buku-buku tersebut," terang Ipda Benediktus kepada zonamerahnews.com.

    Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan pilu dari YBR kepada ibunya, meminta agar merelakan kepergiannya, tidak menangis, mencari, atau merindukannya. Di bagian akhir surat, terdapat gambar menyerupai emoji wajah menangis, menambah kedalaman emosi dari pesan terakhir sang bocah. Kasus ini masih dalam pendalaman intensif oleh pihak kepolisian setempat untuk mengungkap seluruh fakta di baliknya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Terungkap! Suami Anggota DPRD Ditembak, Kasus Lama Terkait?

    16-02-2026 - 03.05

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05

    Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS

    15-02-2026 - 08.05

    Subang Berduka! Jaringan Miras Oplosan Maut Terbongkar, Ini Dalangnya!

    15-02-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Terungkap! Suami Anggota DPRD Ditembak, Kasus Lama Terkait?

    Nasional 16-02-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Amat Muzakhim (55), suami dari anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah,…

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05
    Our Picks

    Terungkap! Suami Anggota DPRD Ditembak, Kasus Lama Terkait?

    16-02-2026 - 03.05

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.