Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!
    • Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS
    • Subang Berduka! Jaringan Miras Oplosan Maut Terbongkar, Ini Dalangnya!
    • Terkuak! 13 Lubang Tembakan di Pesawat Smart Air, Bukti Kekejaman KKB
    Senin, 16 Februari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Longsor Maut di Tambang Timah Bangka, 6 Pekerja Tewas Tragis!
    Nasional

    Longsor Maut di Tambang Timah Bangka, 6 Pekerja Tewas Tragis!

    03-02-2026 - 08.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Longsor Maut di Tambang Timah Bangka, 6 Pekerja Tewas Tragis!

    zonamerahnews – Tragedi memilukan melanda sektor pertambangan di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Sebanyak enam pekerja tambang bijih timah dilaporkan tewas setelah tertimbun longsor di area penambangan ilegal di Desa Pemali. Insiden nahas yang juga menyebabkan satu pekerja terluka dan satu lainnya masih hilang ini terjadi pada Senin sore, 2 Februari 2024.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Rusmansyah, kepada zonamerahnews.com pada Selasa (3/2), mengungkapkan bahwa total delapan individu menjadi korban dalam musibah longsor tersebut. Dari jumlah itu, enam di antaranya telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tak bernyawa.

    Longsor Maut di Tambang Timah Bangka, 6 Pekerja Tewas Tragis!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Proses evakuasi dan penemuan korban berlangsung dramatis secara bertahap. Tiga jenazah pertama ditemukan pada Senin malam (2/2), diikuti oleh penemuan tiga jenazah lainnya pada Selasa dini hari (3/2). Sementara itu, satu pekerja berhasil ditemukan selamat meskipun mengalami luka di bagian kaki. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur masih terus berjibaku melanjutkan pencarian satu korban terakhir yang dilaporkan belum ditemukan, dimulai sejak Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

    Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka, telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit setempat untuk proses identifikasi lebih lanjut dan penanganan medis yang diperlukan.

    Musibah longsor ini diperkirakan terjadi pada Senin sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata dan informasi dari lapangan, para pekerja sedang sibuk melakukan aktivitas penambangan timah ketika tiba-tiba tanah di sekeliling mereka ambles dengan suara gemuruh yang memekakkan telinga, menimbun mereka di kedalaman.

    Dugaan kuat mengarah pada aktivitas penambangan bijih timah jenis inkonvensional (TI) yang dioperasikan secara pribadi tanpa dilengkapi dokumen perizinan resmi dari pihak berwenang. Ironisnya, lokasi penambangan ilegal ini disinyalir berada di atas area Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Timah Tbk, sebuah perusahaan tambang timah negara.

    Rusmansyah menambahkan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, terus mengoptimalkan upaya pencarian. "Kita berharap tim gabungan berhasil menemukan satu orang korban yang belum ditemukan. Proses pencarian menggunakan alat berat, seperti ekskavator dan alat pendukung lain untuk mempercepat proses pencarian," pungkasnya, menunjukkan harapan besar agar korban terakhir dapat segera ditemukan.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05

    Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS

    15-02-2026 - 08.05

    Subang Berduka! Jaringan Miras Oplosan Maut Terbongkar, Ini Dalangnya!

    15-02-2026 - 03.05

    Terkuak! 13 Lubang Tembakan di Pesawat Smart Air, Bukti Kekejaman KKB

    14-02-2026 - 22.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Nasional 15-02-2026 - 22.05

    Geger! Eks Kapolres Bima Kota Positif Narkoba, Terancam Penjara Seumur Hidup! zonamerahnews – Mantan Kapolres…

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05

    Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS

    15-02-2026 - 08.05
    Our Picks

    15-02-2026 - 22.05

    15-02-2026 - 18.05

    Karawang Ambil Langkah Drastis: Hiburan Malam Tutup Penuh Selama Ramadan!

    15-02-2026 - 13.05

    Terkuak! Kronologi Wali Kota Denpasar Minta Maaf ke Prabowo soal BPJS

    15-02-2026 - 08.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.