zonamerahnews – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an KH Zaimul Umam Nursalim, yang akrab disapa Gus Uman, dengan tegas menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden. Ia menolak gagasan menempatkan institusi penegak hukum tersebut di bawah kementerian, menilai posisi saat ini sudah sangat tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi.
Menurut Gus Uman, kedudukan Polri yang melapor langsung kepada Kepala Negara adalah bagian dari ikhtiar konstitusional yang tak perlu diubah. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa struktur ini selaras dengan prinsip maslahah ‘ammah, yaitu kemaslahatan umum. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam menjaga lima pilar penting: jiwa, harta, akal, agama, dan kehormatan seluruh masyarakat.

Dalam pandangan keislaman, keamanan dan ketertiban adalah prasyarat mutlak bagi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang damai, tegaknya keadilan, serta berkembangnya dakwah dan pendidikan. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dengan Polri sangat esensial demi stabilitas nasional dan supremasi hukum yang berkelanjutan.
Pernyataan Gus Uman ini sejalan dengan sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Sigit secara gamblang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Ia berpendapat bahwa langkah tersebut justru akan melemahkan institusi Polri itu sendiri, bahkan negara, dan juga posisi Presiden.
Dengan nada tegas, Sigit menyatakan, "Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot." Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya sempat ditawari untuk menjadi menteri kepolisian. Namun, jenderal bintang empat itu dengan mantap menolak tawaran tersebut, menegaskan bahwa ia lebih memilih untuk menjadi petani daripada menerima jabatan menteri kepolisian.
"Saya menolak polisi di bawah kementerian, dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," pungkasnya, menegaskan komitmennya terhadap posisi Polri yang independen di bawah kendali langsung Presiden.

