Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan
    • Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul
    • Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa
    • Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu
    • Prabowo Murka Koruptor MBG Tak Beradab
    • Api Mengganas di Ogan Ilir Petugas Berjibaku
    • Terbongkar Video Hoaks Mendes Yandri AI
    • Teror Harimau Sumatera Dekat Sekolah Berakhir
    Sabtu, 15 Agustus 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - Kapolri Lebih Pilih Jadi Petani, Ini Alasan Polri Tak Boleh di Bawah Menteri!
    Nasional

    Kapolri Lebih Pilih Jadi Petani, Ini Alasan Polri Tak Boleh di Bawah Menteri!

    30-01-2026 - 03.052 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Kapolri Lebih Pilih Jadi Petani, Ini Alasan Polri Tak Boleh di Bawah Menteri!

    zonamerahnews – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an KH Zaimul Umam Nursalim, yang akrab disapa Gus Uman, dengan tegas menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden. Ia menolak gagasan menempatkan institusi penegak hukum tersebut di bawah kementerian, menilai posisi saat ini sudah sangat tepat dan sesuai dengan amanat konstitusi.

    Menurut Gus Uman, kedudukan Polri yang melapor langsung kepada Kepala Negara adalah bagian dari ikhtiar konstitusional yang tak perlu diubah. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa struktur ini selaras dengan prinsip maslahah ‘ammah, yaitu kemaslahatan umum. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam menjaga lima pilar penting: jiwa, harta, akal, agama, dan kehormatan seluruh masyarakat.

    Kapolri Lebih Pilih Jadi Petani, Ini Alasan Polri Tak Boleh di Bawah Menteri!
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam pandangan keislaman, keamanan dan ketertiban adalah prasyarat mutlak bagi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang damai, tegaknya keadilan, serta berkembangnya dakwah dan pendidikan. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan dengan Polri sangat esensial demi stabilitas nasional dan supremasi hukum yang berkelanjutan.

    Pernyataan Gus Uman ini sejalan dengan sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Sigit secara gamblang menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Ia berpendapat bahwa langkah tersebut justru akan melemahkan institusi Polri itu sendiri, bahkan negara, dan juga posisi Presiden.

    Dengan nada tegas, Sigit menyatakan, "Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden namun ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot." Ia bahkan mengungkapkan bahwa dirinya sempat ditawari untuk menjadi menteri kepolisian. Namun, jenderal bintang empat itu dengan mantap menolak tawaran tersebut, menegaskan bahwa ia lebih memilih untuk menjadi petani daripada menerima jabatan menteri kepolisian.

    "Saya menolak polisi di bawah kementerian, dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," pungkasnya, menegaskan komitmennya terhadap posisi Polri yang independen di bawah kendali langsung Presiden.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05

    Prabowo Murka Koruptor MBG Tak Beradab

    14-08-2026 - 13.05

    Api Mengganas di Ogan Ilir Petugas Berjibaku

    14-08-2026 - 08.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    Nasional 15-08-2026 - 03.05

    zonamerahnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat DPR segera menggeber rapat krusial membahas pembentukan panitia khusus pansus…

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05
    Our Picks

    DPR Gebrak RUU Pemilu Panas Pekan Depan

    15-08-2026 - 03.05

    Rapat DPRD Gowa Gempar Wanita Hamil Muncul

    14-08-2026 - 22.05

    Prabowo Gebrak Proyek Raksasa Penyelamat Jawa

    14-08-2026 - 18.05

    Puan Bongkar 8 Masalah Rakyat Wajib Tahu

    14-08-2026 - 16.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.