zonamerahnews – Bencana longsor menghantam kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (22/1) malam, menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan. Peristiwa ini terjadi di tengah hujan deras yang melanda ibu kota, menambah daftar panjang masalah yang dihadapi warga Jakarta.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di Gang Johar, Jalan M Kahfi II, Srengseng Sawah ini diduga kuat disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi dan erosi dari aliran kali. Informasi ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Rumah yang terdampak longsor tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total lima jiwa. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. BPBD DKI Jakarta memastikan bahwa tidak ada pengungsi akibat longsor ini. Saat ini, petugas BPBD masih melakukan pendataan untuk mengetahui besaran kerugian yang dialami warga terdampak.
Selain longsor, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis pagi hingga Jumat (22/1) juga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. BPBD mencatat setidaknya 125 RT di Jakarta terendam banjir, memaksa ratusan warga mengungsi.
Berdasarkan data BPBD per pukul 06.00 WIB, banjir tersebar di 38 RT wilayah Jakarta Barat, 55 RT di Jakarta Selatan, 30 RT di Jakarta Timur, dan dua RT di Jakarta Utara. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 150 cm, tergantung wilayahnya.
Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah kali seperti Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, Kali Mampang, Kali Ciliwung, dan Kali PHB Sulaiman.
Ratusan warga terpaksa mengungsi di berbagai lokasi pengungsian yang telah disediakan. Di Jakarta Barat, pengungsi tersebar di Masjid Jami Al Khaeer dan Aula Rusunawa KS Tubun. Sementara di Jakarta Pusat, pengungsi ditampung di RPTRA Segas, RPTRA Intiland, Aula Masjid Muhajirin, PAUD Nusantara, dan Pos RW 02. Di Jakarta Timur, pengungsi ditempatkan di Masjid Al Muqorrobin.
Selain permukiman warga, banjir juga menyebabkan 14 ruas jalan di Jakarta tergenang air, menghambat aktivitas warga dan lalu lintas. Beberapa ruas jalan yang tergenang antara lain Jl. Srengseng Raya, Jl. Daan Mogot KM 13, Jl. Pertenakan 2, Jl. Gotong Royong, dan Jl. Kapuk Bongkaran.
Pemerintah daerah dan instansi terkait terus berupaya menangani dampak banjir dan longsor ini. Bantuan logistik dan medis telah disalurkan kepada para pengungsi. Petugas juga terus melakukan pemantauan dan evakuasi di wilayah-wilayah yang masih terendam banjir.

