zonamerahnews – Jakarta kembali dihadapkan pada fenomena banjir rob yang melanda sejumlah wilayahnya pada Sabtu (3/1) siang. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menunjukkan, setidaknya tujuh Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan vital terendam air pasang laut, mengganggu aktivitas warga di beberapa titik Ibu Kota.
Sebaran genangan ini mencakup tiga kelurahan di wilayah Kepulauan Seribu dan empat kelurahan di Jakarta Utara. Di Kepulauan Seribu, ketinggian air dilaporkan mencapai 10 hingga 15 sentimeter, sementara di area Jakarta Utara, genangan berkisar di angka 10 sentimeter. Tim reaksi cepat dari BPBD DKI Jakarta segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemantauan.

Tak hanya permukiman warga, salah satu akses utama di Jakarta Utara, yakni Jalan RE Martadinata di Kelurahan Papanggo, juga tak luput dari terjangan rob. Tepat di depan ikon baru Jakarta, Jakarta International Stadium (JIS), ketinggian air mencapai sekitar 15 sentimeter, berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di area tersebut.
Menurut keterangan resmi dari BPBD DKI Jakarta yang diterima zonamerahnews.com, fenomena banjir rob ini merupakan akumulasi dari kombinasi tiga faktor alam. Yakni, pasang maksimum air laut, bersamaan dengan fase bulan purnama, serta fenomena perigee. Akibatnya, Pintu Air Pasar Ikan mengalami kenaikan status menjadi Bahaya/Siaga 1 pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB, yang kemudian secara langsung berkontribusi pada munculnya genangan di berbagai penjuru DKI Jakarta.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang terkait perkembangan situasi banjir rob ini.

