zonamerahnews – Pemandangan pasca-perayaan malam tahun baru di Kepulauan Seribu pada Kamis (1/1) kemarin menyisakan pekerjaan rumah besar bagi petugas kebersihan. Sebanyak 2,9 ton sampah berhasil diangkut oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu, menyusul euforia pergantian tahun yang menarik banyak wisatawan.
Menurut data yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Sudin LH Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto, total sampah tersebut terbagi menjadi 520 kilogram sampah pesisir dan 2.468 kilogram yang berasal dari akumulasi aktivitas warga serta wisatawan. Operasi pembersihan masif ini, yang dimulai sejak 1 Januari 2026, melibatkan setidaknya 12 personel kebersihan yang bekerja tanpa henti.

Dominasi sampah plastik sangat kentara, meliputi botol minuman, kantong plastik, kemasan makanan, hingga styrofoam. Tak hanya itu, sisa-sisa makanan dan sampah rumah tangga lainnya turut memperparah kondisi. Lukman menambahkan bahwa lonjakan volume sampah ini mayoritas berasal dari peningkatan drastis aktivitas pariwisata dan perayaan tahun baru, khususnya di Pulau Tidung yang menjadi salah satu destinasi favorit.
Keberhasilan pengangkutan sampah ini, lanjut Lukman, tak lepas dari sinergi apik berbagai pihak. Sudin LH Kepulauan Seribu berkolaborasi erat dengan pihak kelurahan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), pengelola wisata, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kelurahan Pulau Tidung dan semua unsur terkait yang telah bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area wisata dan pesisir," ungkap Lukman, penuh penghargaan, seperti dilansir oleh zonamerahnews.com pada Jumat (2/1).
Senada dengan Lukman, Lurah Pulau Tidung, Saudin, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kinerja sigap petugas Sudin LH Kepulauan Seribu dan PPSU. Berkat sinergi mereka, lingkungan Pulau Tidung dapat kembali bersih dan nyaman dalam waktu singkat. Saudin tak lupa mengimbau seluruh warga dan wisatawan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. "Jangan buang sampah sembarangan, dan mari bersama-sama mendukung upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan," tegasnya. Ia menambahkan, "Kami sangat berharap ke depan, kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan Pulau Tidung akan semakin meningkat. Dengan lingkungan yang bersih, sektor pariwisata kita dapat terus berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat."

