zonamerahnews – Dinginnya malam dan rintik hujan tak menyurutkan semangat ribuan warga Jakarta untuk memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada malam pergantian tahun 2026, Rabu (31/12). Sejak pukul 20.00 WIB, arus massa tak terbendung membanjiri Jalan MH Thamrin, menciptakan lautan manusia yang bergerak dinamis. Meski gerimis terus membasahi, pemandangan payung berwarna-warni dan jas hujan menjadi pemandangan lumrah, menandakan tekad warga untuk merayakan momen spesial ini dengan penuh suka cita.
Panggung utama di Bundaran HI, yang menjadi episentrum perayaan, menyuguhkan deretan musisi papan atas Tanah Air. Sebut saja d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, hingga Gondal Gandul Band, siap menghipnotis ribuan pasang mata dengan lantunan musik mereka, menambah semarak suasana yang sudah hangat oleh antusiasme massa.

Perayaan malam tahun baru 2026 di Jakarta tak hanya terpusat di Bundaran HI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan delapan titik keramaian lainnya, meliputi Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, SCBD, hingga FX Sudirman. Inisiatif ini juga dibarengi dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sepanjang Jalan M.H. Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman, seperti di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman, memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal.
Menariknya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang tanpa pesta kembang api yang identik dengan polusi dan suara bising. Sebagai gantinya, rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh panggung yang tersedia. Puncak kemeriahan akan diisi dengan pertunjukan video mapping spektakuler menggunakan teknologi drone, yang mengusung tema kepedulian terhadap Sumatra. Ini menjadi sebuah inovasi yang menunjukkan komitmen Pemprov DKI terhadap lingkungan dan nilai-nilai spiritual, sekaligus memberikan pengalaman visual yang tak kalah memukau.
Dengan segala inovasi dan semangat kebersamaan, malam pergantian tahun 2026 di Bundaran HI dan seluruh Jakarta menjadi bukti bahwa euforia tak harus selalu diwarnai gemerlap kembang api, melainkan bisa dirayakan dengan cara yang lebih bermakna dan peduli. (yoa/dal)

