Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tito Ungkap Jurus Ampuh Ekonomi Daerah Melejit

    22-06-2026 - 22.05

    Tuntutan Mahasiswa Bali Gegerkan DPRD Provinsi

    22-06-2026 - 18.06

    Wamendagri Bocorkan Resep Jitu Pembangunan Berhasil

    22-06-2026 - 16.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tito Ungkap Jurus Ampuh Ekonomi Daerah Melejit
    • Tuntutan Mahasiswa Bali Gegerkan DPRD Provinsi
    • Wamendagri Bocorkan Resep Jitu Pembangunan Berhasil
    • Heboh Imigrasi Dirjen Perintahkan Kooperatif
    • Lagu Si Doel Guncang Monas Ada Kejutan Gratis
    • MRT Cuma Rp1 Jakarta Heboh Ini Faktanya
    • Rahasia Jakarta Bersih Dimulai dari Rumah Anda
    • Detik Detik SAR Selamatkan Pendaki Ambon
    Selasa, 23 Juni 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Homepage
    • Nasional
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional - PDIP Soroti ‘Keanehan’ Prabowo: Jaga Hutan Kok Sawit di Papua?
    Nasional

    PDIP Soroti ‘Keanehan’ Prabowo: Jaga Hutan Kok Sawit di Papua?

    20-12-2025 - 03.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    PDIP Soroti 'Keanehan' Prabowo: Jaga Hutan Kok Sawit di Papua?

    zonamerahnews – Sebuah kontradiksi mencolok dalam kebijakan lingkungan Presiden Prabowo Subianto menuai sorotan tajam dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengungkapkan keheranannya atas pernyataan Presiden yang seolah bertolak belakang: di satu sisi menyerukan perlindungan alam, namun di sisi lain mendorong perluasan perkebunan kelapa sawit di Papua.

    Komarudin Watubun, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai dan anggota Komisi DPR bidang politik dan pemerintahan, menyoroti perbedaan mencolok antara dua pernyataan yang dilontarkan Presiden Prabowo dalam waktu berdekatan. Ia merujuk pada kunjungan Prabowo ke lokasi banjir di Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, pada Jumat (12/12) lalu. Kala itu, Prabowo secara tegas meminta masyarakat untuk mulai menjaga alam dan tidak menebang pohon sembarangan.

    PDIP Soroti 'Keanehan' Prabowo: Jaga Hutan Kok Sawit di Papua?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Dia menyampaikan di Aceh, bahwa masyarakat Aceh harus menjaga alam kan," kata Komarudin saat dihubungi pada Jumat (19/12). "Jadi kita maknai perintah menjaga alam itu ya, termasuk jangan merusak alam hutan untuk tanam kepala sawit itu."

    Namun, hanya berselang empat hari, tepatnya Selasa (16/12), dalam arahannya kepada para gubernur wilayah Papua di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden Prabowo justru mendorong perluasan perkebunan kelapa sawit di Bumi Cenderawasih. Prabowo bahkan mengusulkan penanaman tebu dan singkong sebagai bahan baku etanol, dengan tujuan menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kelapa sawit. Visi Prabowo adalah dalam lima tahun kepemimpinannya, seluruh daerah dapat mencapai swasembada pangan dan energi. "Dan juga nanti kita berharap di daerah Papua pun harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit," tegas Prabowo kala itu.

    Menanggapi hal ini, Komarudin menegaskan bahwa fungsi ekologis kelapa sawit tidak dapat menggantikan peran pohon-pohon hutan alami. Ia mencontohkan kondisi di Sumatra, khususnya Aceh dan Sumatra Utara, di mana penggundulan hutan, termasuk untuk perkebunan sawit, menjadi salah satu pemicu utama bencana banjir dan tanah longsor.

    Sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin juga memberikan imbauan khusus kepada para kepala daerah dari partainya di Papua untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi proyek investasi, khususnya yang berpotensi merusak lingkungan. Ia mengingatkan bahwa investasi yang tidak berkelanjutan dapat membawa kerusakan alam yang mendalam, yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat Papua yang jumlahnya sudah relatif sedikit.

    "Karena rakyat Papua ini sudah sedikit. Sudah sedikit, jadi jangan sampai tidak merawat alam, akhirnya alam juga mengorbankan mereka sendiri," ujar Komarudin. Ia juga menekankan bahwa kekuasaan seorang presiden atau kepala daerah memang dibatasi oleh periode jabatan, namun kebijakan yang keliru, terutama terkait lingkungan, dapat menimbulkan dampak kerusakan jangka panjang yang merugikan bangsa dan negara secara keseluruhan. "Kekuasaan presiden, kekuasaan kepala daerah itu juga dibatasi oleh undang-undang kan, 5-10 tahun. Tapi kalau membuat kebijakan yang salah, itu bisa berdampak yang kerusakan yang mendalam bagi bangsa dan negara ini yang panjang, jangka panjang," pungkasnya.

    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Tito Ungkap Jurus Ampuh Ekonomi Daerah Melejit

    22-06-2026 - 22.05

    Tuntutan Mahasiswa Bali Gegerkan DPRD Provinsi

    22-06-2026 - 18.06

    Wamendagri Bocorkan Resep Jitu Pembangunan Berhasil

    22-06-2026 - 16.05

    Heboh Imigrasi Dirjen Perintahkan Kooperatif

    22-06-2026 - 13.05

    Lagu Si Doel Guncang Monas Ada Kejutan Gratis

    22-06-2026 - 08.05

    MRT Cuma Rp1 Jakarta Heboh Ini Faktanya

    22-06-2026 - 06.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Tito Ungkap Jurus Ampuh Ekonomi Daerah Melejit

    Nasional 22-06-2026 - 22.05

    zonamerahnews.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerukan sebuah strategi jitu untuk mendongkrak perekonomian…

    Tuntutan Mahasiswa Bali Gegerkan DPRD Provinsi

    22-06-2026 - 18.06

    Wamendagri Bocorkan Resep Jitu Pembangunan Berhasil

    22-06-2026 - 16.05

    Heboh Imigrasi Dirjen Perintahkan Kooperatif

    22-06-2026 - 13.05
    Our Picks

    Tito Ungkap Jurus Ampuh Ekonomi Daerah Melejit

    22-06-2026 - 22.05

    Tuntutan Mahasiswa Bali Gegerkan DPRD Provinsi

    22-06-2026 - 18.06

    Wamendagri Bocorkan Resep Jitu Pembangunan Berhasil

    22-06-2026 - 16.05

    Heboh Imigrasi Dirjen Perintahkan Kooperatif

    22-06-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.