Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terbongkar! Kurir Narkoba Bawa 26 Kg Ganja di Sumut, Endingnya Mengejutkan!

    11-01-2026 - 03.05

    Banjir Bawa Berkah? Ribuan Kayu Aceh Kini Jadi Rumah Impian!

    10-01-2026 - 22.05

    Bali Bergetar Hebat! Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Aman Tsunami?

    10-01-2026 - 18.05
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terbongkar! Kurir Narkoba Bawa 26 Kg Ganja di Sumut, Endingnya Mengejutkan!
    • Banjir Bawa Berkah? Ribuan Kayu Aceh Kini Jadi Rumah Impian!
    • Bali Bergetar Hebat! Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Aman Tsunami?
    • Sejarah Terukir! Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Apa Kata Yusril?
    • Skandal Haji Mengguncang! Yaqut dan Stafsus Resmi Tersangka KPK
    • Mencekam! Speedboat Terbalik di Karimun, 1 Pemancing Hilang Ditelan Ombak!
    • Korupsi Menggila! PN Jakpus Banjir Perkara di Tahun 2025
    • Bengkayang Darurat! 6 Kecamatan Terendam Banjir, Warga Diimbau Mengungsi!
    Rabu, 21 Januari 2026
    zonamerahnewszonamerahnews
    • Home
    • Features
      • View All On Demos
    • Buy Now
    zonamerahnewszonamerahnews
    Home - Nasional -
    Nasional

    19-12-2025 - 08.053 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email

    Tangsel Terancam Krisis Sampah Permanen? WALHI Ungkap Fakta Mengejutkan!

    zonamerahnews – Jakarta – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) melayangkan kritik tajam dan mendesak pemerintah untuk melakukan koreksi total terhadap tata kelola sampah di Indonesia. Desakan ini muncul menyusul krisis sampah yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel), di mana tumpukan sampah menggunung di berbagai sudut kota pasca-penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Manajer Perkotaan Berkeadilan WALHI, Wahyu Eka Styawan, menegaskan bahwa akar masalah ini bukan sekadar teknis, melainkan kegagalan sistemik. Ia menekankan pentingnya intervensi dari Pemerintah Pusat untuk secara tegas menerapkan kebijakan "Zero Waste City". Konsep ini, menurutnya, harus fokus pada pengurangan sampah di tingkat hulu, mendorong sistem guna ulang, serta menuntut tanggung jawab produsen melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR), termasuk mendesain ulang produk agar minim limbah.

    "Pemerintah pusat harus memaksa penerapan kebijakan berbasis konsep Zero Waste City yang menekankan pengurangan di hulu, sistem guna ulang, dan tanggung jawab produsen melalui skema EPR, termasuk desain ulang produk agar minim sampah," ujar Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima zonamerahnews – pada Kamis (18/12).

    Wahyu juga menyoroti bahwa kebijakan penutupan TPA Cipeucang ini bertentangan dengan Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Regulasi tersebut secara eksplisit mewajibkan pengelolaan sampah yang sistematis dan melarang praktik pembuangan di tempat terbuka, sekaligus mengamanatkan upaya pengurangan sampah di tingkat hulu.

    Di mata WALHI, Pemerintah Kota Tangsel dinilai belum berhasil dalam menetapkan target pengurangan sampah yang realistis dan efektif. Sementara itu, Pemerintah Pusat juga dianggap belum mampu mendorong kebijakan strategis yang menyentuh akar masalah. "Solusi jangka panjang harus berfokus pada pengurangan sampah dari sumbernya, bukan sekadar memusnahkan di hilir," tegas Wahyu.

    Ia memperingatkan bahwa jika tidak ada perubahan mendasar, krisis sampah serupa akan terus berulang, seperti yang pernah terjadi di TPA Piyungan, Yogyakarta. "Penutupan TPA Cipeucang harus menjadi momentum koreksi total terhadap kebijakan pengelolaan sampah di Indonesia," tambahnya.

    Kondisi Darurat Sampah di Tangsel

    Sejak 10 Desember lalu, pemandangan miris tumpukan sampah telah menghiasi pinggir jalan dan permukiman warga Tangerang Selatan. Aroma tak sedap yang menyengat dari gunungan sampah tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga. Lebih dari enam titik menjadi lokasi penumpukan, dengan kondisi terparah terlihat di kolong flyover Ciputat.

    Fakta di lapangan menunjukkan bahwa TPA Cipeucang selama ini hanya mampu menampung sekitar 300-400 ton sampah per hari, padahal Kota Tangerang Selatan menghasilkan volume sampah yang jauh lebih besar, yakni sekitar 1.000 ton setiap harinya. Kesenjangan kapasitas ini, ditambah dengan penutupan TPA, menjadi pemicu utama krisis. Meskipun upaya pengangkutan telah dilakukan, tumpukan sampah di berbagai ruas jalan, termasuk di depan Pasar Cimanggis, Ciputat, tetap sulit teratasi.

    Situasi ini bukan sekadar masalah teknis, namun cerminan dari akumulasi ketidakmampuan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan volume sampah melalui kebijakan berbasis data dan perencanaan jangka panjang yang matang.

    Menanggapi situasi ini, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi karena TPA Cipeucang saat ini sedang dalam proses penataan dan perbaikan. "TPA Cipeucang sedang dalam penataan dan perbaikan dengan cara terasering dan dewatering, jadi agak mengganggu pengangkutan sampahnya memang," kata Benyamin saat dihubungi zonamerahnews – pada Jumat (12/12). Namun, penjelasan ini belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran WALHI dan masyarakat akan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.


    Follow on Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Romdhoni
    Romdhoni

    jurnalis senior di Zona Merah News yang berfokus pada liputan Hukum dan Keamanan Nasional. Ia menyajikan berita aktual seputar proses praperadilan, kinerja aparat penegak hukum (Polisi dan TNI), serta konflik keamanan di daerah-daerah sensitif seperti Papua.

    Related Posts

    Terbongkar! Kurir Narkoba Bawa 26 Kg Ganja di Sumut, Endingnya Mengejutkan!

    11-01-2026 - 03.05

    Banjir Bawa Berkah? Ribuan Kayu Aceh Kini Jadi Rumah Impian!

    10-01-2026 - 22.05

    Bali Bergetar Hebat! Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Aman Tsunami?

    10-01-2026 - 18.05

    Sejarah Terukir! Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Apa Kata Yusril?

    10-01-2026 - 13.05

    Skandal Haji Mengguncang! Yaqut dan Stafsus Resmi Tersangka KPK

    10-01-2026 - 08.05

    Mencekam! Speedboat Terbalik di Karimun, 1 Pemancing Hilang Ditelan Ombak!

    10-01-2026 - 03.05
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Terbongkar! Kurir Narkoba Bawa 26 Kg Ganja di Sumut, Endingnya Mengejutkan!

    Nasional 11-01-2026 - 03.05

    zonamerahnews – Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika dengan meringkus seorang kurir…

    Banjir Bawa Berkah? Ribuan Kayu Aceh Kini Jadi Rumah Impian!

    10-01-2026 - 22.05

    Bali Bergetar Hebat! Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Aman Tsunami?

    10-01-2026 - 18.05

    Sejarah Terukir! Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Apa Kata Yusril?

    10-01-2026 - 13.05
    Our Picks

    Terbongkar! Kurir Narkoba Bawa 26 Kg Ganja di Sumut, Endingnya Mengejutkan!

    11-01-2026 - 03.05

    Banjir Bawa Berkah? Ribuan Kayu Aceh Kini Jadi Rumah Impian!

    10-01-2026 - 22.05

    Bali Bergetar Hebat! Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Aman Tsunami?

    10-01-2026 - 18.05

    Sejarah Terukir! Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Apa Kata Yusril?

    10-01-2026 - 13.05
    zonamerahnews
    • Home
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    © 2026 ZONAMERAHNEWS

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.